Hijau, Asri dan Alami di Persawahan Desa Bugisan Klaten Bikin Mata Nyesss
Di persawahan desa Bugisan tersebut, Anda bisa menikmati angin sepoi-sepoi dipinggir sawah setelah lelah melakukan perjalan jauh.
Penulis: gsk | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Saat ini Nuansa Pedesaan dengan alam persawahan yang membentang luas nan Hijau mulai sulit ditemui di kota Yogyakarta.
Kalaupun mau melihat nuansa desa yang masih alami dengan kekhasannya, Anda harus menuju ke pelosok-pelosok dengan jarak yang cukup jauh.
Untuk sekedar menikmati angin sepoi-sepoi di pinggiran sawah serta menghirup udara pedesaan yang bersih dan melihat pemandangannya saja, rasanya mulai sulit.
Karena makin lama udara mulai tercemari asap kendaraan, dan gedung-gedung bangunan mulai banyak, sehingga berpengaruh terhadap kealamian alam di pedesaan.
Namun di desa Bugisan yang terletak di perbatasan Klaten dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Anda masih bisa menemukan panorama persawahan khas desa yang masih terjaga kealamiannya.
Desa tersebut tepatnya berada di daerah Bugisan, Prambanan, Klaten Jawa tengah.
Suasana khas pedesaan yang masih asri dan subur bisa anda nikmati di desa tersebut.
Menurut Marto salah seorang petani cabai di desa Bugisan, Jalan di desa tersebut juga menjadi jalur alternatif yang dapat dilewati ketika dari kota Solo hendak menuju ke Yogya atau sebaliknya.
Di persawahan desa Bugisan tersebut, Anda bisa menikmati angin sepoi-sepoi dipinggir sawah setelah lelah melakukan perjalan jauh.
Pemandangan bentangan sawah nan hijau serta pegunungan selatan kota Yogyakarta menjadi sebuah pemandangan indah yang akan memanjakan mata anda.
Sejenak, anda juga dapat mendengarkan suara katak sawah yang saling bersahutan di sore hari.
Aktivitas warga pedesaan sore hari yang sedang bercocok tanam di sawah, menggambarkan betapa rukun dan nyaman hidup di desa.
Di persawahan tersebut ekosistem alamnya masih terjaga dan alami.
Selain katak sawah yang bisa Anda nikmati suaranya, burung-burung bangau sawah yang beterbangan mencari makan di sekitar para petani, menjadi pemandangan yang menarik.
Di desa Bugisan tersebut jalan untuk menuju ke dalam desa masih berupa cor semen dan merupakan jalur setapak, yang hanya bisa dilewati motor saja. Jalan tersebut membentang lurus dan membelah persawahan yang hijau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/persawahandesa-bugisan-klaten-1_20170712_211339.jpg)