Dishub DIY Berada di Bawah Tekanan
Massa sudah berada di halaman Kantor Diahub DIY untuk melakukan orasi sekira pukul 10.00.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan supir taksi yang tergabung dalam Komunitas Taksi Argometer Yogyakarta (Kopetayo) bersikeras tidak mau meninggalkan Kantor Dinas Perhubungan DIY, Rabu (12/7/2017).
Mereka menuntut komitmen Dishub DIY untuk melakukan penindakan terhadap angkutan sewa khusus yang masih beroperasi di jalanan, sementara perizinan yang sesuai dan diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) 32/2017 belum dipenuhi.
Berdasarkan pengamatan Tribun Jogja, massa sudah berada di halaman Kantor Diahub DIY untuk melakukan orasi sekira pukul 10.00.
Ketua Kopetayo, Sutiman menjelaskan bahwa mereka tidak akan meninggalkan Dishub DIY sebelum ada hitam di atas putih yang menunjukkan komitmen Dishub DIY akan melakukan penindakan segera mungkin.
"Tidak ada tawar menawar lagi. 1 Juli ada tindakan keras. Semua pihak menaati," tegasnya.
Beberapa perwakilan Kopetayo telah melakukan pertemuan dengan Dinas Perhubungan DIY. Di dalam ruangan, beberapa tuntutan dan komitmen penindakan dari Dishub DIY telah dituliskan dan materai telah ditempel.
Walau demikian, belum ada tanda tangan yang dibubuhi di sana mengingat pihak yang berwenang di Dishub, yakni para pimpinan sedang berada di luar Kantor Dishub DIY.
Mulai dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dishub DIY, Gatot Saptadi dan juga Kabid Angkutan Darat Dishub DIY, Harry Agus Triono yang selama ini secara intens menyelesaikan persoalan taksi, tidak berada di tempat.
Hingga berita ini diunggah, pukugab massa masih memadati halaman Kantor Dishub DIY.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/protes-kopetayo_1207_20170712_132156.jpg)