Status Gunung Dieng Normal
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memaparakan status beberapa gunung saat ini.
TRIBUNJOGJA.COM - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memaparakan status beberapa gunung saat ini.
"Tidak ada peningkatan status Gunung Dieng. Saat ini masih Normal. Hingga saat ini dari 67 gunungapi aktif yang dipantau PVMBG sebanyak 49 gunungapi berstatus Normal (level I), 17 gunungapi berstatus Waspada (level II), dan satu gunung berstatus Awas (level IV), yakni Gunung Sinabung," ungkapnya melalui pesan singkat, Senin (3/6/2017).
Menurutnya berdasarkan pengukuran oleh PVMBG, secara visual gunung jelas dan asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas lemah hingga tebal dan tinggi 60 meter di atas kawah puncak.
"Meskipun demikian potensi erupsi freatik di Kawah Sileri masih dapat terjadi. Namun tidak dapat dipastikan kapan akan terjadi," lanjutnya.
PVMBG telah merekomendasikan dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik di Kawah Sileri, maka masyarakat dan pengunjung diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dengan tidak mendekati Kawah Sileri pada jarak 100 meter dari bibir Kawah Sileri.
Selain itu, masyarakat tidak melakukan aktivitas di Kawah Timbang karena adanya ancaman bahaya gas CO2 dan H2S yang berbahaya bagi kehidupan dan bagi wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata kawah disarankan tidak terlalu mendekat.
Semua pihak diminta menghormati rekomendasi itu dan pengelola wisata hendaknya memasang rambu di pintu masuk para pengunjung khususnya yg masuk Kawah Sileri untuk memberi peringatan agar wisatawan tidak masuk dalam radius 100 meter dari Kawah Sileri.
"Wisatawan dapat melihat pemandangan atau Kawah Sileri sebetulnya tidak harus dekat kawah, dalam status normal dekat kawah juga bahaya," jelasnha
Rekomendasi bukan untuk menghalangi wisatawan menikmati keindahan Kawah Sileri (dan seluruh kawah di komplek Gunung Dieng).
"Ini semua dilakukan agar aktivitas wisatawan tetap berlangsung, namun ada jaminan keamanan wisatawan dari ancaman erupsi dari Kawah Sileri," tutupnya. (Alija Berlian Fani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kawah-sileri_20170702_143450.jpg)