Berbagi Ilmu ala Apin Imun
Wanita kelahiran 1991 ini sedang mempersiapkan buku keduanya yang juga bertema panduan berbincang dengan bahasa asing
Penulis: sis | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Banyak cara untuk berbagi kepada sesama. Terutama membagikan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain.
Apin Imun juga berusaha melakukannya dengan cara mengajar dan menulis buku.
Setelah menyelesaikan buku pertama mengenai percakapan dengan bahasa Prancis, wanita kelahiran 1991 ini sedang mempersiapkan buku keduanya yang juga bertema panduan berbincang dengan bahasa asing, yakni bahasa Inggris.
"Susahnya adalah kita harus ngumpulin banyak sumber dari kosakata sampai info-info umum mengenai kebiasaan orang-orang sana. Masalahnya, saya belum pernah ke Prancis maupun Inggris. Jadi harus banyak ngobrol sama teman-teman yang notabene pernah kesana," ujar Apin.
Namun, lebih banyak sisi sukanya dari apa yang dia susun menjadi sebuah jilid buku. Penghobi nonton film ini dapat banyak belajar baru. Pasalnya Apin harus melakukan observasi, eksplorasi materi, membaca, bertemu orang baru, dan lain sebagainya. Semua kelelahan seperti terbayar lunas dengan pengalaman-pengalaman itu.
"Biasanya butuh waktu satu bulan untuk nyelesaiin satu buku. Tapi itu harus intens nulis tiap hari. Insyaallah Mei nanti bisa terbit," kata sulung dua bersaudara ini.
Itu adalah salah satu cara Apin membagikan ilmu yang dimiliki. Selain tentu saja menjadi pengajar di sebuah homeschooling di Yogyakarta.
"Biar ilmunya bermanfaat, Mas," ucapnya lalu tersenyum.
Kesibukannya tak berhenti di situ. Alumnus Universitas Negeri Yogyakarta ini juga masih menjadi bagian dari satu studio foto ternama.
Pun masih ada sesi pemotretan berhijab, karena kegiatan foto modelling tak bisa begitu saja dilepaskan Apin setelah sembilan tahun menggelutinya.
"Aku biasanya cuma terima pemotretan untuk hijab aja. kalau ada tawaran dan cocok biasanya aku terima," ucap Apin.
Ke depan, pemilik tinggi badan 160 sentimeter ini ingin merampungkan dua naskah buku lagi tahun ini. Masih mengenai bidang yang dikuasainya, yakni seluk-beluk percakapan bahasa Inggris dan bahasa Prancis.
"Penginnya tahun ini bisa terbit juga," pungkas wanita yang namanya merupakan akronim anak pertama ini muncul. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/apin-imun_20170526_205324.jpg)