Pasangan Mesum Terjaring Operasi Pekat 'Kapok Pak, Isin Aku'

Painah hanya mengenakan celana dalam, sedang Bustomi juga sedang mengenakan celana dalam. Keduanya mengakui usai melakukan hubungan suami istri.

Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUN JAMBI I DEDI NURDIN
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, LAMONGAN - Operasi Pekat menjelang bulan suci Ramadan yang dilakukan Sat Sabhara Lamongan di sejumlah hotel dan tempat kos disiang bolong membuahkan hasil.

Lima pasangan mesum berhasil diamankan dari dua hotel dan satu tempat kos diamankan, Selasa (23/5/2017) siang.

Penyisiran yang melibatkan puluhan anggota Sabhara ini merazia pasangan bukan suami istri itu di Hotel Bougenvil 2 pasang, Hotel Kabila 2 pasang dan satu pasangan.

Di antara lima pasang itu, satu pasang bernama Unipah (21) dan Bagus Zudiantoro (22) pada tiga bulan sebelumnya pernah dijaring di Hotel Mahkota .

Kali ini merupakan yang kedua, mereka ditangkap di Hotel Bougenvil.

Sementara Painah (28) asal Jakarta Timur dan Muhammad Bustomi (26) warga Sunan Drajat nomor 5 RT 03 RW 04 Kelurahan Sidoarjo Lamongan juga diamankan di Hotel Bougenvil.

Ada pemandangan yang sangat lucu, saat pintu kamar dibuka petugas, pasangan ini dalam keadaan setengah telanjang.

Painah hanya mengenakan celana dalam, sedang Bustomi juga sedang mengenakan celana dalam. Keduanya mengakui usai melakukan hubungan suami istri.

Sedangkan dua pasangan yang diamankan di Hotel Kabila, di antaranya Muhammad Shodikin (34) warga Lemahbang RT 01 RW 06 Desa Soko Kecamatan Tikung dengan Faica Zuliana (26) Keduran RT 01 RW 02 Laladan Kecamatan Deket. Dan Niti Siroto (36) dengan Ani Ratnasari asal Prijek RT 03 RW 01 Prijek Ngablak Kecamatan Karanggeneng.

Sementara Arga Dwi Pria Dinata (22) asal Raman Jaya Belitung Oku Timur dengan Julianan (35) asal Bintaro Jakarta Selatan diamankan di rumah kos depan Rasa Sayang jalan Simpang Kusuma Bangsa.

Rata-rata diantara mereka mengakui kalau hubungan badan ini dilakukan karena sebentar lagi sudah masuk bulan suci Ramadan. Pasangan mesum ini kini masih dimintai keterangan Binmas dan didata. Di antara pelaku ini ternyata ada yang berstatus masih punya suami dan punya istri.

Saat diabadikan, pasangan mesum ini berusaha menghindar, termasuk ada yang menutupi wajahnya.

Ada yang dengan jaket, tangan dan juga masker. "Kapok pak. Isin aku,"kata Ani Ratnasari.

Lima pasangan mesum ini dimasukkan ke gedung Sasana Krida Jagratara (SKJ) dan duduk di tribun menghadap ke utara untuk didata.

Mereka diminta menulis surat pernyataan bermeterai untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Harus membuat surat pernyataan dan bermeterai,"kata Kasubag Humas, AKP Suwarta. (Hanif Manshuri  I Surya)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved