Kerjasama Program Pendidikan Ritel dari Alfamart untuk Beberapa Sekolah
Alfamart Alfamidi menjalankan program tanggung jawab sosial berkelanjutan, salah satunya melalui program pendidikan ritel bagi siswa SMK.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart Alfamidi) menghibahkan Laboratorium Ritel untuk dikelola pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pengasih, Kulonprogo, sebagai praktek para siswa dalam program pendidikan ritel, yang bertempat di SMKN 1 Pengasih, Kulonprogo. Rabu, (24/5/2017).
Penandatangan kerjasama hari ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi DIY serta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dann Olahraga Provinsi DIY.
Dalam kesempatan tersebut, Sudarman Muhammad, Branch Manager Alfamart menuturkan, sebagai perusahaan ritel yang hadir di tengah masyarakat, PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (Alfamart Alfamidi ) menjalankan program tanggung jawab sosial berkelanjutan, salah satunya melalui program pendidikan ritel bagi siswa SMK, Alfamart Class.
Lanjutnya, pada kesempatan yang sama pula, pihaknya menandatangani kerjasama dengan SMKN 1 Pengasih terkait kesepahaman program pendidikan ritel untuk beberapa SMK yang ditunjuk di provinsi DIY.
“Program yang telah berjalan sejak 2011 ini, diharapkan dapat menciptakan lulusan SMK yang memiliki daya saing tinggi, terampil, dan siap bekerja di lingkungan perusahaan. Khususnya di industri ritel, dengan berbagai kompetensi yang telah dimiliki,” ucapnya.
Sudarman menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan SMK yang memiliki jurusan bisnis atau manajemen pemasaran.
Pihaknya juga melakukan sinkronisasi kurikulum pendidikan ritel dan memberikan pelatihan kepada tenaga pengajar dan siswa.
Melalui program tersebut ia mengharapkan, kerjasama ini menjadi solusi terbaik dan meminimalkan kesenjangan, serta memaksimalkan keselarasan antara pendidikan dan dunia industri.
Kerjasama dengan SMKN 1 Pengasih Kulonprogo merupakan sekolah ke 170 dari 67 kota kabupaten di Indonesia dan kedua di provinsi DIY.
Sudarman menyebutkan, lulusan SMK yang mengikuti program Alfamart Class dapat langsung bekerja di Alfamart.
Selain itu, berbekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, lulusan Alfamart Class juga bisa membuka usaha ritel secara mandiri.
“Kebutuhan tenaga kerja di industri ritel terbilang besar. Setiap tahunnya, tim operasional Alfamart banyak menerima lulusan dari jenjang pendidikan SMA/SMK,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/laboratorium-ritel-yang-dihibahkan-alfamart-kepada-pihak-sekolah_20170524_194616.jpg)