Pemburu Tupai Tewas saat Berburu

Sesosok mayat pria ditemukan di sebuah pondok kebun di Kota Kapur Kecamatan Mendobarat Bangka, Rabu (10/5/2017).

Net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANGKA - Sesosok mayat pria ditemukan di sebuah pondok kebun di Kota Kapur Kecamatan Mendobarat Bangka, Rabu (10/5/2017).

Setelah ditelusuri, ternyata mayat itu bernama Sak Yopi alias Yopi (32), warga Gg Duren Grimaya Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang.

"Mayat laki-laki ini ditemukan di pondok kebun milik warga Desa Kota Kapur Mendobarat Bangka," kata Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kapolsek Mendobarat AKP Hendra Wirman, Rabu (10/5/2017). terjadi

Kapolsek mengaku saat mendengar kabar penemuan mayat ini, langsung meluncur ke lokasi kejadian (TKP).

Selain memeriksa TKP, polisi juga memeriksa keadaan mayat yang dimaksud saat tiba di rumah sakit.

"Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Depati Hamzah Pangkalpinang. Berdasarkan keterangan dr Maharmatul Hilma, dr wiliyam Surya menyebutkan tidak ditemukan adanya kekerasan benda tumpul pada tubuh korban," katanya.

Ternyata Sak Yopi alias Yopi (32), adalah seorang pemburu tupai.

Kedatangannya dari Girimaya Pangkalpinang ke Hutan Kota Kapur Mendobarat Bangka, demi menyalurkan hobi berburunya.

Namun malang, Yopi malah merenggang nyawa di sebuah pondok kebun di hutan itu, Rabu (10/5/2017).

Minum Arak

"Almarhum (Sak Yopi) pergi berburu tupai bersama tiga orang temannya yang bernama Sin Pang alias Apang (49), Warga Jl Selan Depan Aspol Pangkalpinang, Bidin (33), Warga Gang Baru Jl Selan Pangkalpinang dan Lin Khim Han (43), Warga Gang Baru Jl Selan Pangkalpinang," kata Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kapolsek Mendobarat AKP Hendra Wirman, Rabu (10/5/2017).

Dari hasil pemeriksaan polisi pada ketiga rekan korban diketahui, mereka berempat berangkat dari Pangkalpinang, sehari sebelumnya, Selasa (9/5/2017) sekitar Pukul 14.00 WIB. Empat orang ini pergi berburu menggunakan dua unit sepeda motor.

"Namun karena hujan, mereka baru sampai ke lokasi Pukul 17.20 WIB," kata Kapolsek mengutip keterangan rekan korban.

Kemudian, Selasa (9/5/2017) Pukul 18.30 WIB, korban dan rekan rekan makan bersama. Setelah makan, rekan korban sebagian tidur dan sebagian lagi masih ngobrol di dalam pondok kebun milik warga yang mereka tempati.

"Sekitar Pukul 19.30 WIB karena kondisi badan korban masih dingin lalu korban meminum arak yang di bawah oleh korban dan selanjutnya tidur," kata Kapolsek.

Keesokan harinya, Rabu (10/5/2017) sekitar Pukul 04.00 WIB, korban terbangun karena merasa mual disertai muntah. Korban sempat minum obat flu yang dibawanya dari rumah.

"Sekitar Pukul 06.30 WIB, korban merasa sesak di dada dan kembali ke pondok kebun dan berbaring dipangkuan saudara Bidin. Sedangkan dua orang rekannya mencari bantuan masyarakat di kampung Desa Kota Kapur. Namun nyawa korban tak terselamatkan, dan meninggal dunia," kata Kapolsek menduga, korban sudah dalam kondisi sakit sebelum pergi berburu. (*)
 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved