Jembatan Gantung Ini Jadi Spot Asyik Menikmati Suasana Desa dan Potret Human Interest
Jembatan yang di cat hijau itu tampak unik dan artisitik, membentang dari utara ke selatan di atas sungi Opak.
Sungai Opak yang mengalir tenang di bawah jembatan gantung tersebut, menjadi ladang mengais rejeki bagi sebagian penduduk sekitar.
Supri salah seorang penduduk Karanggayam, menggantungkan hidupnya dari sumber daya alam yang ada di sekitar sungai Opak tersebut.
"Kalau pagi sampai siang saya mencari pasir di sungai ini, kadang-kadang saya juga mancing di sini. Ikan di sungai ini besar-besar, apalagi ketika musim kawin, ikan disini pada berkumpul di dekat batu besar itu", kata Supri sambil menunjuk ke arah batuan besar di tengah sungai.
Selain itu Gethek (perahu) bambu untuk mencari pasir yang terjajar rapi di bantaran sungai Opak tersebut, bisa menjadi transportasi untuk susur sungai.
Jika anda ingin menaiki gethek tersebut, syaratnya anda harus menunggu hingga para penambang pasir selesai bekerja, dan anda harus ijin dahulu.
"Boleh-boleh saja ketika mau naik Gethek dan menyusuri sungai, tapi harus hati-hati jangan sampai merusak Gethek. Yang terpenting harus ijin dahulu agar bisa di dampingi," ujar Supri.
Suasana sungai di sore hari memberi daya tarik tersendiri, suara-suara burung di pepohonan bantaran sungai Opak tersebut menambah nuansa asri di sekitar kawasan tersebut.
Suasana pedesaan di Jembatan Gantung tersebut, bisa menjadi salah satu spot alternatif untuk menikmati aslinya alam pedesaan, dan juga spot fotografi Human Interset yang menarik.
Untuk menuju ke tempat tersebut, dari arah kota Yogyakarta anda bisa menuju arah Ring road timur.
Dari Perempatan Ketandan masih lurus ikuti jalur Ringroad menuju ke perempatan Baturetno,dari perempatan tersebut belok ke kiri menuju arah Pleret.
Dari Pleret lurus ikuti jalan hingga ke perempatan Jejeran-Jalan.Imogiri Timur, belok ke kiri ikuti jalan sampai bertemu sebuah gapura, masuk gapura tersebut dan ikuti jalan beraspal, Anda sudah akan sampai di lokasi Jembatan Gantung yang menghubungkan dua desa tersebut. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jembatan-gantung-karanggayam_20170511_154237.jpg)