Persiba Gagal Raih Poin Penuh

Meski gagal meraih poin penuh, pelatih Persiba Purwanto Suwondo mengaku puas dengan hasil yang diraih oleh anak asuhnya.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
Persiba Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Persiba Bantul kembali gagal meraih poin penuh saat meladeni Persis Solo dalam lanjutan penyisihan group 4 Liga 2 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (7/5/2017).

Bermain di depan publik sendiri, Persiba harus puas berbagi skor 1-1.

Persiba tertinggal lebih dulu  dari Persis lewat gol yang dicetak oleh Dedi Cahyono Putro di menit 14. Gol bermula dari serangan balik yang dilakukan oleh Persis lewat sisi kiri pertahanan Persiba.

Dedi yang mendapatkan umpan dari tengah langsung menusuk lewat sisi kiri pertahanan tuan rumah.

Lini belakang Persiba memang sedikit rapuh setelah center back andalannya, Slamet Widodo mengalami cedera persendian tangan. Kesempatan itu pun akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Dedi.

Meski mendapatkan pengawalan ketat dari pemain belakang tuan rumah, Dedi berhasil memanfaatkan ruang sempit untuk melepaskan tendangan keras ke arah gawang.

 Bola yang meluncur deras gagal diantisipasi oleh kiper Persiba, Puthut Jati Purnomo sehingga membuat kedudukan berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.

Gol yang dicetak oleh tim tamu pun langsung direspon oleh Slamet Widodo dan kawan-kawan. Sayang  usaha untuk menjebol gawang tim tamu selalu gagal di barisan pertahanan lawan.

Sementara itu Persis Solo yang tampil apik mampu menguasai jalannya pertandingan.

Sayang, keunggulan penguasaan bola gagal dimanfaatkan untuk menambah keunggulan. Bahkan, kiper Persis Solo, Agung Prasetya harus memungut bola dari gawangnya sendiri saat memasuki menit 42.

Gol tercipta berawal dari kerja sama apik yang dilakukan oleh Andre Eka dan Bustomi.

Mendapatklan umpan dari lini tengah, Bustomi berhasil melewati beberapa pemain bertahan Persis Solo dan langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan.

Kiper Persis Solo, Agung Prasetya pun langsung keluar dari sarangnya untuk menghalau bola mendatar yang ditendang oleh Bustomi. Bola yang meluncur ke arah gawang berusaha dikejar oleh Asyraq.

Sayang, sepakan kaki kanannya yang bertujuan untuk menghalau bola malah mengarahkan bola ke gawangnya sendiri sehingga merubah kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, kedua tim tetap tampil terbuka. Jual beli serangan pun berlangsung cukup keras sehingga wasit Tabrani harus lima kartu kuning. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved