Target Akhir Pengurukan Lahan Relokasi Warga Terdampak Bandara Meleset Lagi

Pekerjaan yang sedianya selesai pada akhir April itu kini masih menyisakan beberapa bagian lahan belum teruruk sempurna.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: oda

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO – Target penyelesaian pekerjaan pengurukan lahan relokasi bagi warga terdampak pembangunan bandara meleset lagi.

Pekerjaan yang sedianya selesai pada akhir April itu kini masih menyisakan beberapa bagian lahan belum teruruk sempurna.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas pekerjaan Umum, Perumahan, dan kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Zahram Asurawan tak memungkiri hal tersebut.

Namun demikian, ia menyebut bahwa progress pengurukan secara keseluruhan sudah mencapai 93 persen atau sudah hampir selesai.

Petak lahan yang belum teruruk hanya di sisi utara lahan relokasi Glagah. Pekerjaan sudah mencapai 92 persen sedangkan di Palihan sudah 93 persen, dan Jangkaran 99 persen.

“Kalau yang lainnya sudah selesai uruk dan siap dibangun fisik rumah warga,” kata Zahram, Rabu (3/5/2017).

Lahan di Jantten sudah sepenuhnya selesai diuruk dan tinggal dipadatkan.

Sedangkan lahan Kebonrejo disebutnya sudah 100 persen rampung diuruk meski saat ini masih dilakukan perbaikan akses jalan untuk keluar masuk material bangunan dengan pelapisan material pasir dan batu.

Adapun akses jalan di lokasi Palihan tengah dilakukan pengecoran beton ready mix yang dimungkinkan bisa kering dalam dua minggu. Akses jalan sementara menggunakan jalur lain di sebelah timurnya.

Zahram mengatakan, proses pengurukan lahan relokasi diperkirakan selesai pada akhir pekan ini, termasuk penyiapan jalan masuk.

Meski begitu, warga terdampak bisa memulai pembangunan fisik rumahnya agar tidak mengganggu proses pembangunan bandara oleh PT ANgkasa Pura 1.

Ia menyebut, rumah relokasi itu bisa diselesaikan dan menjalani finishing dalam dua bulan ke depan bila pekerjaan dilakukan marathon dan didukung cuaca yang cerah. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved