Rektor UGM Tegaskan Tak Naikkan Besaran Uang Kuliah Tunggal

Sudah dilakukan sejak tahun 2015, dan hingga saat inipun pihaknya berkomitmen tak akan menaikkan besaran UKT bagi calon mahasiswa baru.

Editor: Muhammad Fatoni

 TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rektor UGM,  Dwikorita Karnawati, menegaskan bahwa UGM tidak menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Kebijakan tersebut, katanya, sudah dilakukan sejak tahun 2015, dan hingga saat inipun pihaknya berkomitmen tak akan menaikkan besaran UKT bagi calon mahasiswa baru.

Bahkan, ada program studi yang UKTnya diturunkan pada kelas tertentu.

Meskipun sudah 3 tahun ini tidak ada kenaikan UKT, bagi mahasiswa yang tidak mampu di UGM didanai dengan dana Bidik Misi, serta mendapat bantuan beasiswa dari berbagai sumber.

Menurut Rektor, total mahasiswa tidak mampu di UGM sekitar 32% dari total 55 ribu mahasiswa.

“Beasiswa yang disediakan UGM untuk membantu mahasiswa kurang beruntung atau mahasiswa yang tidak mampu mencapai sekitar 200 M tiap tahunnya,”kata Dwikorita, Selasa (2/5).

Selain itu, lanjutnya, sistem pembayaran UKT di UGM juga memfasilitasi mahasiswa yang kurang beruntung secara finansial untuk mengajukan keringanan, penyesuaian ataupun penundaan pembayaran UKT, dengan ketentuan/prosedur yang sudah ditetapkan bersama melalui penjaringan aspirasi mahasiswa dan pimpinan di fakultas/departemen/prodi.

“Dengan cara ini dan beberapa kemudahan yang disediakan, diharapkan keterbatasan finansial bukan lagi menjadi kendala untuk melakukan studi,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved