Manusia Tertua di Dunia Asal Sragen Tutup Usia, Ini Pesan Terakhirnya

Mbah Gotho sempat merayakan ulang tahun di usia 146 tahun, pada Desember 2016 silam.

Manusia Tertua di Dunia Asal Sragen Tutup Usia, Ini Pesan Terakhirnya
Youtube Ruptly TV
mbah Gotho 

TRIBUNJOGJA.COM - Kabar duka datang dari Sragen. Sodimedjo alias Mbah Gotho yang dikenal sebagai orang tertua di dunia, meninggal dunia hari Minggu 30 April 2017.

Mbah Gotho sempat merayakan ulang tahun di usia 146 tahun, pada Desember 2016 silam.

Mbah Gotho, sebagaimana diungkapkan cucunya, Suryanto, meninggal dunia pukul 17.45 WIB pada 30 April.

Menurut rencana, almarhum akan dimakamkan hari Senin pada pukul 11.00 WIB di Kompleks Permakaman Tanggung, Dusun Grasak, Desa Plumbon, Kecamatan Sawungmacan, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Senin (01/05) hari ini.

Suryanto menceritakan bahwa Mbah Gotho sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada 12 April lalu karena kondisi tubuhnya sangat lemah. Namun, dia memaksa pulang enam hari kemudian.

"Setelah pulang dari rumah sakit, dia hanya makan bubur sumsum sebanyak satu, dua sendok. Itupun hanya bertahan dua hari. Sejak itu sampai akhir hayatnya, dia menolak makan maupun minum," tutur Suryanto kepada BBC Indonesia.

Kepada Suryanto dan keluarganya, Mbah Gotho sempat berpesan.

"Sebelum Mbah Gotho sakit, dia berkata 'Seandainya saya diminta oleh Yang Kuasa, anak dan cucu saya harus mengikhlaskan saya," ujar Suryanto.

Pada Desember 2016 lalu, Mbah Gotho merayakan ulang tahun, yang menurut pengakuan dirinya, mencapai 146 tahun. Kala itu, Mbah Gotho tetap pada keinginan agar dia segera tutup usia. Bahkan, dia telah menyiapkan batu nisan, cungkup, serta kayu untuk penutup liang lahat yang diletakkan di samping rumah.

Saat BBC Indonesia mewawancarai Mbah Gotho tahun lalu, dia menunjuk nisan bertuliskan namanya.

"Kematian itu hal yang saya inginkan. Nisan itu untuk jaga-jaga, beli sendiri. Sudah komplet, rumah kuburan dan cungkup sudah siap, tinggal menunggu dipanggil. Kalau saya meninggal harus cepat dimandikan, didandani, pakai baju, celana, kaos tangan komplet, dasi, dan kacamata. Terus dibawa ke makam dan ditidurkan dengan petinya. Dicor biar tidak longsor," kata Mbah Gotho, tahun lalu.

Sodimedjo alias Mbah Gotho dilahirkan pada 31 Desember 1870. (BBC)
Kini semua peralatan itu siap dipakai sesuai dengan keinginannya.

"Mbah Gotho sudah lama ingin meninggal dunia. Tapi, walau bagaimanapun, saya dan keluarga tetap sedih ditinggal olehnya," ucap Suryanto dengan terbata-bata.

Berdasarkan pengakuan Sodimedjo alias Mbah Gotho yang lantas dimasukkan pada Kartu Tanda Penduduk (KTP), dirinya lahir di Klaten, Jawa Tengah, 31 Desember 1870 lampau. Artinya, jika pengakuan Mbah Gotho benar, dia melampaui rekor manusia tertua dari Jepang yaitu 112 tahun. (bbc)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved