Penyanyi Cantik Ini Awali Karir dari Soundcloud
Tak disangka, pengalaman bernyanyi di hadapan turis mancanegara menjadi cambuk bagi karirnya di masa depan.
Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terjun ke dunia musik awalnya tidak menjadi cita-cita Nabiella Piguna. Justru bakat musiknya baru disadarinya sewaktu SD.
Sang ayah lah yang mendorong Nabiella untuk berani menyanyi di muka umum. Diiringi alunan gitar sang ayah, Nabiella pun semakin terbiasa untuk menyanyi dan kemudian belajar gitar.
Namun sayang, hobinya menyanyi sempat terhenti saat ia duduk di bangku SMP karena mengejar prestasi di bidang basket. Rutinitas basket yang meguras tenaga pun digelutinya hingga SMA.
Mengetahui jarangnya ada event musik di kota asalnya, Banjarnegara, bungsu dua bersaudara ini iseng mengunduh suara merdunya lewat akun Soundcloud miliknya.
Melalui Soundcloud itulah Nabiella mendapatkan job pertamanya untuk bernyanyi di event milik Politeknik Banjarnegara kala itu.
”Semua serba kebetulan, mulai dari menyanyi di Balai Desa bersama ayah, kemudian keterusan belajar gitar sampai ada permintaan menyanyi,” ujar mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Yogyakarta ini.
Menginjak langkah pertamanya di Yogyakarta pun, dara berkulit putih ini pun berniat mencitrakan dirinya sebagai seorang vokalis.
Mengaku belum tahu apa-apa mengenai Yogyakarta, lulusan SMAN 1 Banjarnegara ini berkesempatan untuk bernyanyi di hadapan pengunjung di sebuah restoran di kawasan Palagan Tentara Pelajar.
Tak disangka, pengalaman bernyanyi di hadapan turis mancanegara menjadi cambuk bagi karirnya di masa depan.
”Awalnya kaku tidak bisa menyapa pengunjung, ada bule rikues lagu latin tapi aku tidak bisa, sampai drop saat tahu orang tidak akan mempekerjakan aku lagi,” kata dara kelahiran Wonosobo, 15 November 1997 ini.
Ia pun menuruti saran temannya untuk memperkaya pengetahuan musiknya dengan beragam genre berbeda. Karena bagi dirinya yang mengawali karir menyanyi lewat sosial media, tidak cukup hanya mengandalkan ketenaran saja.
”Untuk terjun ke dunia musik, kita tidak bisa idealis, tidak boleh stuck di genre yang merupakan zona nyaman kita. Konsekuensiny kita harus cinta atau setidaknya tahu semua genre musik karena sebagai penyanyi kita harus bisa menyanyikan lagu yang dirikues pengunjung,” papar Brand Ambassador Qubicle ini.
Pehobi basket ini pun kemudian kerap mendengarkan musik-musik yang selama ini jarang didengarnya, terutama musik yang disukai orang dari berbagai kalangan.
”Karena pada dasarnya bernyanyi itu kan menghibur orang, jangan sampai orang tidak terhibur karena aku tidak bisa menyanyikan lagu yang ingin didengarkannya,” imbuh dara yang kini eksis menyanyi di tiga kafe setiap akhir minggu ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nabiella-piguna_20170429_185211.jpg)