Layanan Cetak E KTP Diserbu Warga Klaten

Warga berebut giliran untuk mendapatkan kesempatan awal mencetakkan e-KTP.

Penulis: ang | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM | Bramasto Adhy
VERIFIKASI E-KTP : Seorang petugas menunjukkan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang akan diverifikasi di kantor Kecamatan Jetis, Jalan Diponegoro, Yogyakarta, Senin (25/06/2012). Proses pendistribusian e-KTP di Kota Yogyakarta akan dilaksanakan seusai proses verifikasi. Sebanyak 2.250 e-KTP dari keseluruhan sekitar 17.500 di kecamatan tersebut telah dikirim dari pusat dan siap diverifikasi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ratusan warga menyerbu kantor layanan e-KTP Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Klaten, Selasa (25/4/2017).

Warga berebut giliran untuk mendapatkan kesempatan awal mencetakkan e-KTP.

Hal ini terjadi setelah pencetakan e-KTP kembali dilayani menyusul distribusi blangko e-KTP dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Terhitung Selasa ini, layanan cetak e-KTP kembali dibuka setelah sekian lama tidak ada pencetakan.

Ketersediaan blangko e-KTP itu pun tidak disia-siakan warga. Termasuk Rulfi Annas Salamah, warga Desa Kahuman Kecamatan Polanharjo.

Pasalnya sudah empat bulan lebih sejak perekaman e-KTP pada Desember lalu, siswa kelas XII SMA itu belum juga mendapatkan cetak e-KTP.

"Setelah perekaman hanya dikasih surat keterangan pengganti sementara e-KTP," ungkapnya ditemui saat antre cetak e KTP.

Menurutnya selama ini ia selalu membawa surat keterangan yang dicetak pada kertas A3 itu. Meski repot, ia tidak punya pilihan lantaran surat keterangan itu menjadi satu-satunya identitasnya.

"Apalagi harus digunakan untuk mendaftar kuliah, jadi harus dibawa kalau sewaktu-waktu membutuhkan," katanya.

Rulfi sempat beberapa kali menanyakan e KTP-nya kepada petugas layanan Dispendukcapil. Namun lantaran blangko habis, ia pun harus bersabar menunggu.

"Baru Jumat (21/4/2017) lalu dapat surat pengantar dari desa untuk mencetak e KTP. Ya lega karena sudah menunggu lama," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved