Skuter Penghancur Lapis Baja, Dia Dijuluki 'The Bazooka Vespa'

meriam anti-armor cahaya yang bisa menembus baju besi dengan ketebalan 100 mm, karena hulu ledak HEAT yang melekat padanya

Penulis: say | Editor: Iwan Al Khasni
The Vintage News
Vespa TAP 150, skuter yang dapat menghancurkan tank. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak banyak diketahui, ternyata skuter Vespa yang sering kita lihat saat ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Berpuluh-puluh tahun lalu, salah satu model Vespa yang pernah dibuat, digunakan untuk perang dan diyakini dapat menghancurkan tank.

Perlu diketahui, Vespa merupakan sebuah merk skuter model MP6 yang berasal dari Italia. Skuter ini didesain oleh insinyur aeronautika, Corradino D'Ascanio, di tahun 1946.

Diberi nama Vespa yang berarti tawon karena suara dan penampilan kendaraan tersebut cenderung mirip hewan itu.

Perusahaan pembuat Vespa adalah Piaggio yang didirikan oleh Rinaldo Piaggio pada tahun 1884. Awalnya, perusahaan ini memproduksi kereta, lalu beralih membuat pesawat.

Perusahaan tersebut hancur pada 31 Agustus 1943 akibat Perang Dunia II.  Anak Rinaldo, yakni Enrico kemudian membangun kembali perusahaan tersebut dan justru melirik sepeda motor untuk diproduksi, karena melihat kondisi jalanan Italia yang rusak.

Sebelum model MP6 muncul, telah ada terlebih dahulu skuter model MP5 yang terinpirasi dari sepeda motor Cushman, yang dijatuhkan parasut Pasukan Sekutu.

Vespa militare
Vespa militare (via thevintagenews.co)

Kemunculan MP5 ternyata tak memuaskan harapan Enrico, sehingga ia meminta agar skuter tersebut didesain ulang dan barulah muncul Vespa.

Sebagaimana dikutip dari The Vintage News, dirilisnya kendaraan yang dipatenkan pada 23 April 1946 itu mendulang sukses yang luar biasa. 13 tahun setelah dibuat, sebanyak satu juta skuter model MP6 berhasil terjual.

Tak hanya itu, perusahaan lain juga banyak yang ingin meniru Vespa meskipun tak sebagus merk aslinya.

Di antara sekian banyak Vespa yang telah dibuat, ada satu model yang dikenang sebagai skuter paling berbahaya, yakni Vespa Troupes Aéro Portées (TAP) 150.

Pembuatan Vespa ini diperintahkan oleh militer Perancis dan pertama kali diperkenalkan di tahun 1956. Skuter yang disempurnakan pada tahun 1959 ini digunakan saat konflik Indochina dan Aljazair pecah.

Bingkai TAP 150 telah diperkuat, memiliki silinder tunggal 146 cm³, mesin dua-stroke dan bisa berjalan dengan kecepatan maksimum 40 mil per jam.

Skuter ini dilengkapi dengan M20, yakni meriam anti-armor cahaya yang bisa menembus baju besi dengan ketebalan 100 mm, karena hulu ledak HEAT yang melekat padanya.

Vespa tempur
Vespa tempur (via thevintagenews.com)

Di konflik Indochina, artileri ini tidak banyak bermanfaat untuk melawan tank. Namun di Aljazair, TAP 150 sangat berguna untuk menyasar lapis baja ringan.

Setelah diterjunkan dari pesawat menggunakan parasut, skuter dipasang pada palet dan dilindungi dengan tumpukan jerami. Satu skuter membawa meriam, sedangkan yang lain membawa amunisi, sehingga itu dioperasikan oleh dua tim.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved