Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 17,5 Kg, Barang Bukti Terbesar di Surabaya

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, Darma dan Jayus memiliki peran berbeda dalam peredaran sabu di Jawa Timur.

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 17,5 Kg, Barang Bukti Terbesar di Surabaya
www.klikpositif.com
ILUSTRASI SABU 

TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA - Penangkapan Darma Sulaiman (25) dan Jayus Yudhas Pratama (23) sebagai pengedar besar narkoba jenis sabu dengan barang bukti 17,5 Kg, ini merupakan yang terbesar diungkap Polrestebes Surabaya.

Berdasarkan data di Satreskoba Polrestabes Surabaya, hasil ungkap terbesar narkoba jenis sabu dengan barang bukti 8 Kg pada 2015.

Setelah itu, Satreskoba juga tercatat membongkar jaringan narkoba internasional dengan barang bukti sabu seberat 4.9 Kg pada januari 2017.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, Darma dan Jayus memiliki peran berbeda dalam peredaran sabu di Jawa Timur (Jatim).

Jayus merupakan operator, sedang Darma sebagai kurir atau pengedar ke sang pemesan.

"Ini hasil ungkap sangat besar. Kinerja yang luar biasa dan akan terus dilakukan," sebut Iqbal di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (4/4/2017).

Iqbal yang didampingi Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Fathon menegaskan, perang terhadap narkoba harus dilakukan terus.

Karena peredaran narkoba di Indonesia, khususnya Surabaya selalu dialakukan oleh para bandar dan pengedar.

"Kami bertekad memerangi peredaran narkoba di Surabaya, ini hasil luar biasa dan apresiasi tinggi," terang Iqbal.

Diberitakan sebelumnya, Darma dan jayus selaku pelaku peredaran sabu seberat 17,5 Kg, pil ekstasi 11.730 butir dan pil happy five sebanyak 1.220 butir ditangkap Satreskoba Polretabes Surabaya.

Keduanya diyakini merupakan jaringan narkoba internasional. Barang bukti sabu yang disita polisi juga diduga hasil impor dari Tiongkok dan Malaysia. (tribunnews)

Editor: oda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved