Jurnalis Minta Pemkab Gunungkidul Lebih Terbuka Terkait Akses Informasi Publik

Hal ini berkaitan dengan permasalahan atas sulitnya mengakses informasi yang dibutuhkan masyarakat

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Belasan jurnalis yang tergabung Forum Wartawan Gunungkidul menggelar aksi damai di Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menuntut akses informasi dan keterbukaan, Jumat (24/3/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berjanji akan lebih terbuka dalam akses informasi kepada masyarakat.

Hal ini berkaitan dengan permasalahan atas sulitnya mengakses informasi yang dibutuhkan masyarakat seperti yang terjadi di Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menuturkan pihaknya berjanji akan lebih terbuka terhadap informasi yang layak bagi masyarakat.

Ia pun berniat mengumpulkan seluruh kepala OPD untuk melakukan pembenahan manajemen pelayanan.

"Dalam waktu dekat semua kepala dinas dan sekertaris dinas akan dipanggil,"katanya

Immawan mengatakan, pihaknya sudah mendengar adanya keluhan dari berbagai pihak mengenai sulitnya mengakses informasi di beberapa OPD termasuk dinas kesehatan.

Padahal, sedari awal Pemkab untuk membuka informasi kepada masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk terbuka terkait informasi kepada masyarakat. Tidak perlu ada prosedur yang harus dilalui seharusnya tidak perlu berbelit," ujar Immawan.

Sementara itu, Sekretaris Forum Wartawan Gunungkidul, Suharjono, mengeluhkan sulitnya mengakses informasi di dinas kesehatan yang harus melalui prosedur mengisi blangko yang cukup rumit.

Namun setelah mengisi, belum tentu pejabat pengampu ada.

"Kami memahami prosedur, kami tidak ingin diistimewakan. Tetapi pejabat harus memahami era keterbukaan informasi,"katanya

Suharjono mengatakan, dari pengalaman yang diterima oleh para jurnalis, bersama belasan wartawan, lokal dan nasional menggelar aksi keprihatinan di kantor dinas kesehatan (dinkes) setempat.

Oleh sebab itu, sebagai pengingat tugas dan fungsi pemerintah, kemarin bersama dengan belasan jurnalis lokal dan nasional menggelar aksi keprihatinan di kantor dinas kesehatan setempat.

"Kami datang untuk mengingatkan tugas masing-masing," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved