PSS Masih Krisis Kiper

Tiga pemain masih dibutuhkan skuad Super Elang Jawa dengan spesialisasi posisi gelandang, stoper dan kiper.

Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: oda
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSS Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Meski mendapat komposisi pemain baku, PSS Sleman nampaknya belum berhenti melakukan perburuan pemain jelang bergulirnya Kompetisi Liga 2 akhir April mendatang.

Tiga pemain masih dibutuhkan skuad Super Elang Jawa dengan spesialisasi posisi gelandang, stoper dan kiper.

Dari tiga posisi ini, kiper jadi yang paling rawan. Krisis kiper dialami PSS karena baru ada Gratheo Hadi dan Try Hamdani.

"Kiper jadi salah satu fokus perhatian, kita ingin cari satu penjaga gawang lagi sebelum kompetisi berjalan," ujar Direktur Operasional PT Putra Sleman Sembada, Rumadi, Rabu (22/3/2017).

Khusus di posisi kiper ini, baru Try Hamdani yang mendapat jam terbang lebih di skuad PSS. Sementara Gratheo lebih sering menempati posisi bangku cadangan.

Disinyalir, pengalaman dan kualitasnya masih kalah saing dengan Try Hamdani yang sempat berkostus Seiwijaya FC beberapa waktu lalu.

Selain kiper, menurut Rumadi pihaknya masih akan mencari stoper sebagai pelapis Waluyo atau Jodi Kustiawan. Karena selama ini dua pemain tersebut nyaris jadi langganan starter.

Dua bek lainnya, Hamdan Zamzani masih kurang mendapat kesempatan sedangkan Arie Sandy digeser ke gelandang.

Posisi gelandang juga jadi perhatian, karena selama ini belum ada pelapis yang mampu menjaga ritme permainan tim ketika Busari atau Dirga tak bisa bermain.

"Tiga posisi ini memang butuh pemain tambahan, yaitu kiper, gelandang dan stoper," ujar Rumadi.

Sementara Pelatih Freddy Muli tak ingin menyepelekan soal perburuan pemain tambahan ini jelang kompetisi.

Sejak awal ia menginginkan bahwa pemain tambahan ini harus punya kualitas yang setara dengan pemain yang sudah ada. Minimal, mendekati kualitas pemain lama.

Ini karena Freddy tak ingin adanya ketimpangan terlalu jauh antara pemain yang sudah ada dan pemain tambahan yang sedang dicari manajemen.

"Kalau bisa kualitasnya sama, supaya permainan juga tetap terjaga, ini penting untuk menjaga ritme kita," kata Freddy. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved