Petugas Gagalkan Penyelundupan Buaya yang Dibungkus Kertas Kado

Keduanya jenis buaya muara (crocodylus poporus) dengan ukuran sekitar 80 sentimeter dan 40 sentimeter.

TRIBUNJOGJA.COM - Dua buaya hidup tertahan di pintu kargo Bandara Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (9/3/2017) siang.

Keduanya jenis buaya muara (crocodylus poporus) dengan ukuran sekitar 80 sentimeter dan 40 sentimeter.

Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Klas I di Balikpapan menahan buaya ini lantaran statusnya satwa yang dilindungi.

"Buaya ini masuk dalam Appendix II yang berarti bisa terancam punah kalau perdagangannya tidak dilakukan pengaturan," kata Muhammad Burlian, kepala KIPM Klas I Balikpapan, Jumat (10/3/2017).

Dua buaya anakan ini tertahan dalam pengirimannya ke seseorang bernama Raihan di Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pengirim tidak tercantum namun menggunakan jasa perusahaan kurir resmi dari Samarinda.

Buaya dikemas dalam bentuk paket.

Keduanya diletakkan dalam satu kemasan keranjang jaring bahan plastik sebesar kardus air mineral, dilabeli stiker gambar camilan rasa jeruk, kemudian disamarkan dalam bungkus dengan kertas kado dominan putih dan merah jambu.

Walau tersamar, X-ray tidak bisa dikelabui. Isi dari paket itu tampak mencurigakan.

"Benda mencurigakan terdeteksi X-ray bandara kargo, Kamis siang lalu. Waktu dibuka sedikit bungkusnya, kelihatan kepalanya keluar. Kami dan sekuriti kargo bandara segera mengamankannya," kata Burlian.

Petugas Balai KIPM di SAMS Sepinggan dan sekuriti kargo bandara segera memeriksa paket itu.

Mereka mendapati dua buaya di dalam paket dengan manifest tertulis makanan kering.

Tidak ditemukan makanan ringan apapun di situ selain buaya.

Paket beserta isinya disita, jasa pengirimannya diperiksa, Raihan pun ditelepon sebagai upaya klarifikasi.

"Dia mau ditelepon. Tapi dia tidak bisa datang ke mari. Pengirimnya yang tidak terdeteksi," kata Burlian.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved