Giliran Warga Paten Jurang Magelang Ikut Terkena Dampak Krisis Air Bersih
Seringkali air hanya mengalir pada malam hari, kemudian pagi harinya sudah kembali mampet.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tersendatnya aliran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang, ternyata tidak hanya terjadi di kawasan Kelurahan Magersari.
Sejumlah warga di Kampung Paten Jurang, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, juga mengeluhkan hal serupa.
Disampaikan oleh Ketua RW 17 Kampung Paten Jurang, Muhajir, bahwa keluhan dari warga sudah didengarnya sejak beberapa bulan terakhir.
Ia mengatakan, aliran air di beberapa rumah tidak berfungsi secara maksimal. Seringkali air hanya mengalir pada malam hari, kemudian pagi harinya sudah kembali mampet.
"Banyak yang mengeluh seperti itu, malam air mengalir, tapi pagi mati lagi, itupun keluarnya cuma kecil, tidak bisa besar. Disini kan ada kumpulan rutin staf RW, masing-masing RT keluhannya hampir sama," katanya, Jumat (10/3/2017).
Muhajir mengaku tak habis pikir, karena beberapa waktu lalu, dirinya juga sudah membuat pengaduan kepada pihak PDAM.
Namun, laporan demi laporan yang dilayangkannya, seakan bertepuk sebelah tangan, karena sampai sekarang tidak ada tindak lanjut dari badan usaha milik daerah tersebut.
"Kami sudah melakukan pengaduan secara halus, baik-baik, tapi tetap tidak ada gerakan. Kami ini kan pihak yang dirugikan. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan, PDAM sudah melakukan tindak lanjut, namun tetap tidak membuahkan hasil, karena ada kendala," cetusnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ngantre-air_20170307_192407.jpg)