25 Imigran dari Tiga Negara Mendapat Pemeriksaan Urine

Ke-25 imigran yang semuanya laki-laki ini tidak dapat kembali ke negara masing-masing karena alasan politik dan lain-lain. .

Penulis: Santo Ari | Editor: oda
tribunjogja/bramasto adhy
25 imigran asing menjalani tes urine. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Petugas Badan Narkotika Nasional melakukan tes urini terhadap 25 orang imigran yang ditampung di Gedung Asrama Haji Yogyakarta, Kamis (2/3/2017).

Para imigran ini berasal dari Irak, Afganistan dan Myanmar.

Ignasius Harto Suwondo, Kepala Sub Bidang Intelejen dan Penindakan Keimigrasian, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, mengatakan para imigran ini diamankan saat terdampar di perairan di beberapa daerah dan berusaha menuju ke Australia.

Sebelumnya mereka sudah menjalani proses administrasi dan mendapat predikat sebagai pengungsi dari UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) yang merupakan organisasi di bawah Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Sebanyak 25 imigran kami tes urinenya. Mereka adalah orang asing yang menungu proses menuju ke negara ketiga," jelas Ignasius Harto Suwondo.

Para imigran itu sebelumnya ditampung di beberapa rumah detensi imigrasi seperti di Pekanbaru, Pontianak, Kupang dan Surabaya.

Ke-25 imigran yang semuanya laki-laki ini tidak dapat kembali ke negara masing-masing karena alasan politik dan lain-lain. .

Harto mengungkapkan, pemeriksaan urine penting karena mereka merupakan warga yang belum mempunyai kewarganegaraan.

Sebelum mereka diberangkatkan ke negara ketiga, para imigran ini harus bersih dari narkotika. Namun bila dalam tes ini mereka kedapatan mengonsumsi narkotika, maka proses hukum tetap berjalan.

Lebih lanjut dijelaskannya, kontrak dengan pihak pengurus Asrama Haji yang gedungnya digunakan sebagai rumah penampungan ini akan berakhir pada Mei 2017.

Rencananya, sebelum tenggat berakhir mereka akan diberangkatkan ke negara ketiga.

"Keputusan kapan dan ke mana mereka akan menuju masih dalam proses administrasi oleh Direktorat Jenderal Imigrasi," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved