Breaking News:

Dua Mitos soal Kesuburan, Telan Sperma dan Makan Singkong

Resep kehamilan kerapkali juga dikaitkan dengan cara meningkatkan kesuburan, namun beberapa saran tak dapat dipertanggungjawabkan.

Editor: oda
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Upaya agar lekas hamil, pasangan kadang bisa dengan mudah percaya pada mitos-mitos seputar kesuburan. Seperti mitos soal menelan sperma yang dipercaya dapat meningkatkan kesuburan.

Resep kehamilan kerapkali juga dikaitkan dengan cara meningkatkan kesuburan, namun beberapa saran yang sering kita dengar ini tetap saja tak dapat dipertanggungjawabkan.

Menelan sperma bikin makin subur

Sudah sering mendengar rumor ini? Kesannya memang akan berhasil, padahal tak ada penelitian yang bisa membuktikan kebenarannya.

Sperma memang sering disebutkan sebagai salah satu krim perawatan wajah yang baik. Beberapa orang yang mencoba facial sperma mengaku wajahnya jadi halus dan kenyal.

Tapi, apakah hal itu bisa meningkatkan kesuburan, tak pernah ada yang bisa membuktikannya.

Sperma memang mengandung berton-ton protein, mungkin ini sebabnya banyak orang berpikir sperma bisa meningkatkan kesuburan perempuan. Padahal, nihil.

Supaya hamil bayi kembar, makan singkong

Mitos ini mulai muncul saat para peneliti berkunjung ke sebuah desa di Afrika bernama Igbo-Ora, salah satu daerah yang memiliki tingkat kelahiran kembar tertinggi di dunia.

Hasil pengamatan menunjukkan, kesukaan masyarakat Igbo-Ora mengonsumsi singkong bisa jadi pendorong tingginya kemungkinan lahir kembar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved