Kekerasan dalam Diksar Mapala UII

Presiden Jokowi juga Soroti Aksi Kekerasan Diksar Mapala UII

Presiden Joko Widodo turut menyoroti kasus kekerasan terhadap anggota Mapala UII saat Diksar.

TRIBUNJOGJA.COM | Hasan Sakri
PESERTA DIKSAR MENINGGAL. Almarhum Ilham Nur Padmy saat berada di rumah duka RS Bethesda, Kota Yogyakarta, Selasa (24/1/2017). Ilham merupakan salah satu peserta diksar Mapala Unisi, Universitas Islam Indonesia yang meninggal seusai menjalani perawatan di RS Betheesda pasca menjalani diksar di Tawangmangu. Ilham meruopakan korban ke-3 yang meninggal dunia. TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Presiden Joko Widodo turut menyoroti kasus kekerasan terhadap anggota Mapala UII saat Diksar.

Menurutnya, kasus tersebut sudah masuk ranah kriminal dan tidak sesuai dengan prinsip pendidikan.

Di manapun, kata Jokowi, pendidikan dasar semestinya harus dilakukan dengan pelatihan yang terukur.

"Bukan dengan kekerasan, apalagi sampai menyebabkan kematian. Itu sudah masuk kriminal," tutur singkat Jokowi sesuai membagi Kartu Indonesia Pintar bagi siswa se-DIY di SMKN 2 Pengasih, Jumat (27/1/2017).

Ia menegaskan, pelatihan tidak boleh disertai tindak kekerasan.

Tidak hanya dalam kegiatan pecinta alam melainkan juga bentuk-bentuk pendidikan di semua institusi seperti univestitas, politekni, maupun institut.

Pernyataan Jokowi ini seakan turut menjadi cambuk penolakan bentuk kekerasan dalam semua lini pendidikan.

Selain kasus di UII, sebelumnya juga muncul kasus kekerasan di STIP Jakarta.

"Tidak boleh itu pelatihan dengan kekerasan. Di manapun itu," tukas Jokowi. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved