Sekelompok Pengendara Motor Hajar Pembeli, Rampas Ponsel dan Acak-acak Warung Burjo

Penyerangan tak terduga oleh sekelompok pengendara tak dikenal terjadi di warung burjo Jalan Monjali Mlati Sleman, Senin (19/12) pukul 03.00 pagi.

Penulis: akb | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Jihad Akbar
Penyerangan oleh sekelompok pengendara motor tak dikenal terjadi di warung burjo Jalan Monjali Mlati Sleman, Senin (19/12) pukul 03.00 pagi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Penyerangan tak terduga oleh sekelompok pengendara tak dikenal terjadi di warung burjo Jalan Monjali Mlati Sleman, Senin (19/12) pukul 03.00 pagi.

Dua orang pengunjung dan perabotan warung menjadi sasaran aksi kekerasan tersebut.

Tidak hanya melakukan kekerasan, pelaku juga mengambil ponsel dan helm milik pengunjung warung. 

Soleh (20), penjaga warung menuturkan kejadian bermula saat ia dan rekannya sedang melayani tiga orang pengunjung warung.

Selanjutnya, datang lima orang tak dikenal yang mengendarai tiga sepeda motor. 

Dua orang pengendara tak dikenal itu kemudian masuk ke dalam warung.

Sedangkan tiga orang lainnya menunggu di sepeda motor.

Ketika itu para pelaku, Soleh menerangkan, terlihat seperti dalam pengaruh minuman keras (miras). 

"Awalnya dikira mau beli, mereka seperti kenal sama pembeli yang baru duduk. Jadi nggak kepikiran kalau mau bikin ribut," ujar Soleh. 

 Namun tiba-tiba saja pelaku memukuli dua pengunjung warung.

Kedua pelaku memukuli pengunjung dengan tangan kosong dan botol saus.

"Pembeli satunya lari. Teman saya juga sempat mau dipukul tapi saya tahan," tambahnya. 

Soleh mencoba meminta pertolongan akan tetapi ponsel miliknya direbut oleh pelaku.

Merasa ketakutan dengan penyerangan tak terduga itu, Soleh dan rekannya beserta dua pengunjung warung akhirnya lari menyelamatkan diri.

Soleh menuturkan, para pelaku baru membubarkan diri sekitar setengah jam kemudian. 

"Pas udah bubar saya lihat barang-barang di dalam berantakan semua. Gelas pecah, etalase kacanya copot, sama sayuran berantakan," ungkap Soleh. 

 Casman (32), pemilik warung menambahkan para pelaku mengambil dua ponsel dan dua helm milik pengunjung warung.

"Kalau didalem nggak ada yang diambil," ujarnya. 

Kejadian perusakan ini menurut Casman bukan yang pertama kali terjadi.

Sebelumnya pada bulan April lalu juga terjadi penyerangan.

Saat itu para pelaku yang tidak dikenal merusak warung menggunakan senjata tajam. 

"Kalau yang dulu mah orang-orang bawa sajam," ungkapnya. 

 Saat ini petugas Polsek Mlati telah melakukan olah tempat kejadian perkara.  (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved