KOMUNIKARTA
Kirab Bregada Warnai HUT ke-70 Desa Pakembinangun
Para Bregada tersebut berjalan dari tiga titik yaitu Padukuhan Wonogiri di sisi utara, Padasan di sisi timur, dan Pakem di sisi selatan.
Penulis: app | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru
TRIBUNJOGJA.COM, PAKEMBINANGUN - Ribuan masyarakat berbondong-bondong memadati sepanjang bahu Jalan Kaliurang Km 18, Pakem, Sleman, Sabtu (17/12/2016).
Dari anak kecil hingga dewasa tampak antusias menonton Bregada yang menjadi puncak acara hari ulang tahun (HUT) ke-70 dan Merti Desa Pakembinangun tersebut.
Meski cuaca tidak menentu, dari terik hingga hujan mengguyur, masyarakat tetap setia menonton Bregada perwakilan dari sepuluh padukuhan yang ada di Desa Pakembinangun.
Ada juga Bregada motor trail yang juga turut berpartisipasi.
Para Bregada tersebut berjalan dari tiga titik yaitu Padukuhan Wonogiri di sisi utara, Padasan di sisi timur, dan Pakem di sisi selatan.
Garis akhir yang menjadi titik kumpul adalah Kantor Desa Pakembinangun.
"Bugus benderanya besar-besar ada gunungan juga," ujar salah satu penonton anak-anak.
Selain menyaksikan Bregada, para penonton juga sudah tidak sabar untuk berebut 10 gunungan yang mewakilkan setiap padukuhan.
Aneka buah-buahan, sayur mayur, hingga berbagai makanan menjadi primadona dalam acara tersebut.
Setelah dilakukan penyerahan bendera, gunungan tersebutpun direbutkan tepat di halaman Kantor Desa Pakembinangun.
Tua muda berbaur menjadi satu. Ada yang dapat buah, ada pula yang dapat sayur mayur.
Kepala Desa Pakembinangun, Suranto menjelaskan Kirab Bregada untuk peringatan ulang tahun desa baru pertama kali ini dilakukan.
Suranto menegaskan bahwa Desa Pakembinangun ingin terus nguri-nguri budaya Jawa.
"Ini juga bentuk kesenian yang harus dilestarikan," jelasnya.
Pemerintah Desa Pakembinangun pun kedepan akan membuat agenda rutin Kirab Bregada.
Sehingga bisa mendukung dan menjadi tujuan wisata Desa Pakembinangun.
Dalam acara tersebut juga diadakn lomba tumpengan dari masing-masing padukuhan.
Lomba tersebut menjadi ajang kreatifitas ibu-ibu di masing-masing padukuhan. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bregada-pakem_20161217_195822.jpg)