Rumah Apung Pertama di Indonesia Bisa Hasilkan Listrik Sendiri

Rumah apung pertama di Indonesia dibangun di kawasan Tambak Lorok Kota Semarang, Jawa Tengah, selesai didirikan.

Kontributor Semarang, Nazar Nurdin
Rumah apung di Tambaklorok Semarang 

TRIBUNJOGJA.COM - Rumah apung pertama di Indonesia dibangun di kawasan Tambak Lorok Kota Semarang, Jawa Tengah, selesai didirikan.

Butuh waktu hampir satu tahun menciptakan rumah yang menjadi proyek percontohan penataan kawasan kampung bahari di Indonesia.

Rumah yang didirikan tampak seperti bangunan tempat tinggal pada umumnya. Bedanya, rumah apung dibangun di atas air tanpa fondasi di dalam tanah.

Rumah ini menjadi salah satu rekayasa teknologi yang berhasil diciptakan anak bangsa.

Rumah apung saat ini digunakan sebagai rumah baca dan balai pertemuan warga Tambak Lorok.

Bangunan berdiri di atas ponton atau wahana apung berukuran 10 meter x 14 meter dengan bahan sterefoam dan beton.

Ponton ibarat pondasi dalam rumah. Ponton mengapung di atas air sebagai sandaran bangunan di atasnya.

Ketinggian muka rumah bisa disesuaikan dengan air yang ada. Kalau air tinggi, maka ketinggian rumah tinggi, begitu juga sebaliknya.

Antara rumah dengan daratan dihubungkan dengan jembatan yang bisa bergerak fleksibel. Bangunan dalam rumah apung menggunakan self energy  melalui pemanfaatan solar panel.

Karena itu, rumah ini tidak membutuhkan pasokan listrik, karena mampu menghasilkan listrik sendiri.

Sementara untuk pemenuhan air bersih dan sanitasi dipasang destilator yang berfungsi mengubah air laut menjadi air bersih.

Sedangkan saluran pembuangan menggunakan biofil hasil karya Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono memastikan rumah apung yang dikembangkan mampu berdiri sendiri.

Untuk listrik misalnya rumah tidak membutuhkan akses dari PLN.

“Ini tenaga surya bisa mendapat 1.000 watt, jadi gak pake PLN,” kata dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved