REALTIME NEWS: Sayap Jembatan Ambrol, Rumah Warga Terancam Longsor
Rumah Sawaldi yang berada dua meter di pinggir sungai Winongo itu terancam longsor susulan.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sawaldi (40), warga Dusun Kembangsongo, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis masih merasa khawatir saat mendengar bunyi truk ataupun kendaraan yang melintas di jalan raya dekat rumahnya.
Rasa khawatirnya ini semakin menjadi-jadi setelah rumahnya terancam longsor akibat ambrolnya tanggul dan sayap jembatan sungai di dekat rumahnya sepanjang 13 meter dengan ketinggian 7 meter.
“Saya masih trauma mendengar bunyi gemuruh, padahal hanya suara truk. Karena, khawatir kalau rumah longsor,” katanya saat ditemui Tribun Jogja, Rabu (23/11/2016).
Rumah Sawaldi yang berada dua meter di pinggir sungai Winongo itu terancam longsor susulan.
Banjir sungai dan kikisan air telah menyebabkan sayap jembatan tersebut ambrol dan membuat bangunan milik Sawaldi rusak.
Pihak polisi pun sudah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.
Hal ini agar tidak ada kendaraan yang melintas di sekitar kawasan jembatan yang rawan ambrol ini. Selain itu, diharapkan warga tidak mendekat ke lokasi kejadian.
Sawaldi menuturkan, tanggul tersebut ambrol pada Selasa (22/11/2016) malam, selama dua kali.
Ambrolnya tebing sungai itu diawali dengan longsoran kecil-kecil yang terjadi pada dinding tanggul. Awalnya, tebing mengalami ambrol pertama kalinya pada pukul 21.00 WIB.
Saat kejadian itu, Sawaldi sedang sibuk melayani pembeli nasi kucing di depan rumahnya. Namun, tiba-tiba ambrolan susulan terjadi pada pukul 22.30 WIB.
Saat itu, dia merasa kager dengan bunyi gemuruh dari tanggul sungai ini.
“Suaranya preketek, preketek, brol, hingga akhirnya tebing itu ambrol. Tempat cuci piring milik saya juga ambrol ke bawah sungai,” katanya.
Pasca kejadian tersebut, Sawaldi mengaku tak nyenyak tidur.
Dia pun terus berjaga-jaga karena khawatir rumah miliknya yang ditempati sejak lama juga ambrol hingga ke dasar sungai.
Agar lebih tenang, dirinya juga sudah melaporkan kejadian ini pada Kepala Dusun, Kepala Desa, hingga petugas Polsek Jetis. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/longsor_fdsg_20161123_154205.jpg)