Banyak yang Kepo, Wajah seperti Pecah Ini Ternyata Hasil Make Up

Mimi Choi, dari Vancouver, menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk menyempurnakan wajahnya sehingga terlihat seperti Photoshop.

metrouk2
Guru ini berhenti dan menjadi make up artist 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang guru bosan bekerja menjadi guru akhirnya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya.

Setelah lepas dari pekerjaannya ia menjadi pelukis wajah dan karya-karyanya sangat luar biasa.

Mimi Choi, dari Vancouver, menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk menyempurnakan wajahnya sehingga terlihat seperti Photoshop.

"Wajahku seperti kanvas kosong dimana aku praktik karya seniku," ucap perempuan 31 tahun tersebut.

Ia dilatih sebagai seorang guru dan bekerja di TK selama tiga tahun sebelum akhirnya fokus pada makeup.

"Aku merasa kreativitasku ditekan," ucapnya.

"Aku menikmati mengajar tapi tidak sepenuhnya bahagia."

"Aku butuh tantangan baru."

Jadi ia mulai untuk bereksperimen di kamar mandi orang tuanya sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung di sekolah kecantikan.

"Aku merasa hal ini sudah sangat telat untuk mengganti karier, tapi ibuku sangat mendukung dan aku sadar bahwa aku akan baik-baik saja."

"Aku selalu menjadi orang yang cinta seni dan telah melakukan beberapa make up pernikahan, yang orang-orang sangat suka."

"Tapi aku tidak pernah melakukan hal gila seperti sekarang."

Karena Halloween, yang merupakan Natal untuk para make up artis yang sangat menguntungkannya.

"Aku ingin melakukan sesuatu yang berbeda pada 31 Oktober, jadi aku melihat di Instagram dan menemukan foto perempuan yang wajahnya retak," jelas Mimi.

"Aku belum pernah mencoba make up gila di diriku, namun aku memiliki eyeliner hitam dan putih dan aku mencobanya."

"Saat ibuku melihat, ia sangat kaget dan aku mengunggahnya di Internet."

Sejak saat itu, ia bereksperimen lagi dan lagi, membagikan foto-foto hasil karyanya yang luar biasa di Instagram.

"Setiap hari aku mencoba dan menantang diriku untuk melakukan hal berbeda, hanya untuk sekedar melatih dan melihat apa yang bisa aku lakukan."

"Aku mengambil inspirasi dari mana saja. Jika seorang menggunakan mantel dengan pola yang sangat unik, aku melakukannya di wajahku."

Aku mencoba mencari kecantikan di semua hal."

Karena saking mirip dengan asli, orang-orang menanyakan pertanyaan apakah face paintnya tersebut nyata.

"Aku senang membuat sesuatu yang asli."

"Aku bangga ketika aku membuat sesuatu yang belum dibuat oleh orang lain dan hal itu membuat orang 'wow'." (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved