Buah Bibir

Nessya Kepincut dengan Teknik Ecoprint 

Nessya Putri Maharani, gadis kelahiran Cilacap 19 tahun silam ini saat ini tengah menggeluti kesenian mewarnai kain dengan metode ecoprint.

Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Ist
Nessya Putri Maharani 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Banyak hal bisa dilakukan untuk berkreasi dan menumpahkan kreativitas dalam sebuah karya.

Nessya Putri Maharani, gadis kelahiran Cilacap 19 tahun silam ini saat ini tengah menggeluti kesenian mewarnai kain dengan metode ecoprint.

Saat ditemui wartawan Tribun Jogja, Nessya, sapaan akrabnya, mengatakan baru tiga bulan mempelajari teknik mewarnai jenis baru ini.

Ia menjelaskan, teknik ecoprint adalah teknik mewarnai kain dengan memakai bahan alam, seperti daun atau bunga. 

Semula ia penasaran, bagaiaman bentuk dan tekstur tanaman bisa menempel di kain dan tidak pudar walaupun di cuci.

Melihat itu, ia berpikir bahwa teknik ini sangat berpotensi untuk kebutuhan fashion. 

Teknik pewarnaan ecoprint sendiri diartikan sebagai proses untuk memindahkan warna dan bentuk suatu benda ke kain melalui kontak langsung.

Seperti mencap benda ke kain. Biasanya benda yang digunakan berupa tanaman-tanaman. 

"Teknik ini unik, karena si pembuat tidak bisa memprediksi hasil yang akan keluar seperti apa. Bikin penasaran juga," paparnya. 

Nessya mengungkapkan bahwa teknik ini masih jarang digunakan di Indonesia.

Padahal barang-barang yang diperlukan banyak tersedia. Seperti bunga mawar, daun hingga kunyit. 

Ia mengaku, belajar ecoprint dengan membuka tutorial yang banyak di internet.

Karena banyak cara yang bisa digunakan, saat ini tengah mencari formula yang pas dengan dirinya. 

"Trial and error sih. Aku menikmat prosesnya, karena bisa menghilangkan stres. Dan kalau berhasil, nanti kain itu bisa dijahit untuk dibentuk baju," tambahnya lagi. 

Nessya menilai bahwa tidak menutup kemungkinan, dengan fokus ke teknik ecoprint, dirinya akan lebih dalam terjun dalam dunia fashion

"Kalau mau terjun ke dunia fashion, harus ada pembedanya, atau ciri khas sendiri. Siapa tahu, suatu saat aku bisa menghasilkan brand sendiri," harapnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved