Ajang Pencarian Jodoh Kian Diminati Kalangan Muda di Jepang

Pendaftaran per orang 4.500 yen untuk pria dan 4.000 yen untuk wanita termasuk makan minum sepuasnya

Ajang Pencarian Jodoh Kian Diminati Kalangan Muda di Jepang
net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Ajang pencarian jodoh di Jepang kini makin diminati terutama oleh kalangan wanita.

"Kali ini semuanya usia 30 tahunan ada satu pasang yang usia 20 tahunan. Namun tampaknya kalangan wanita jauh lebih banyak saat pendaftaran kali ini," kata Masako Matsui (65), penyelenggara perjodohan khusus kepada Tribunnews.com, Minggu (13/11/2016).

Acara perjodohan selanjutnya ke-26 di tempat yang sama di restorannya, restoran Soba di Otsuka Tokyo (pintu Selatan) akan diselenggarakan 17 Desember mendatang.

"Untuk acara mendatang sudah tercatat 15 pasangan atau 30 orang, kebanyakan 70 persen adalah repeater, mengulang kembali karena belum dapat jodoh dan kemarin-kemarin tampaknya tegang dan bingung sendiri karena baru pertama kali. Berikutnya mereka punya kepercayaan diri untuk mencari jodoh," kata Matsui.

Pendaftaran per orang 4.500 yen untuk pria dan 4.000 yen untuk wanita termasuk makan minum sepuasnya, serta waktu untuk berkenalan satu sama lain.

Setelah perkenalan diri, saling berkenalan, makan, dan pendekatan, pada akhirnya dari hasil pengisian formulir kepada penyelenggara, di akhir acara diputuskan terjadinya pasangan yang dianggap cocok setelah berdiskusi dengan yang bersangkutan.

Misalnya satu wanita diperebutkan empat lelaki. Di akhir acara sebelum pengumuman ditanyakan kepada sang wanita dari empat pria yang mana dipilihnya. Setelah ketahuan, barulah diumumkan masing-masing pasangan yang terjadi.

Tentu saja ada lelaki mungkin juga wanita yang tidak beruntung, tidak mendapatkan pasangan.

"Ya mereka bisa ikut acara berikutnya, siapa tahu jodohnya belum sekarang kan," kata Matsui.

Menjadi masalah saat ini sebenarnya karena jauh lebih banyak wanita sekitar 75 persen adalah wanita yang mencari jodoh ketimbang lelaki.

Halaman
12
Editor: ton
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved