BPBD Klaten Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrim di Bulan November

Bulan Oktober dan November yang merupakan awal musim hujan dengan potensi cuaca ekstrim.

Penulis: ang | Editor: Muhammad Fatoni
tribunjogja/angga purnama
Petugas BPBD Klaten mengangkat pohon tumbang di Jalan Pemuda, Selasa (8/11) sore. Cuaca ekstrim angin kencang itu, mengakibatkan robohnya pohon di sejumlah wilayah di Klaten. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Bambang Giyanto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya, mengingat intensitas hujan yang tinggi diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Bulan Oktober dan November yang merupakan awal musim hujan dengan potensi cuaca ekstrim.

“Untuk itu kami meminta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana yang terjadi,” katanya, Kamis (10/11/2016).

Cuaca ekstrim berupa hujan dengan intensitas tinggi sejak Rabu (9/11/2016) malam hingga Kamis dini hari menyebabkan aliran di beberapa sungai meluap.

Bahkan talut permanen di Desa Talang, Kecamatan Bayat jebol lantaran tidak kuat menahan derasnya tekanan air. Kondisi itu mengakibatkan banjir di beberapa wilayah.

Ia mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah kebutuhan untuk penanganan talut yang jebol bersama BBWSBS. Namun untuk penanganannya masih menunggu arus sungai surut.

“Relawan sudah disiagakan dan dibantu oleh anggota TNI dan kepolisian. Balai Besar juga sudah menyiapkan bronjong kawat dan karung paris untuk penanganan sementara. Namun untuk pelaksanaannya masih menunggu kondisi arus sungai, diperkirakan Jumat (11/11/2016) sudah bisa dilakukan penanganan,” paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved