Orang Gila Ngamuk Keliling Kampung, Setiap Ketemu Orang Langsung Dihajar
Bapak dua anak ini membawa pentungan, dan menghajar warga yang ditemui di jalan. Lima orang menjadi korban amukan Sudarmo.
TRIBUNJOGJA.COM - Keheningan Dusun Sukosari, Plumpungrejo, Kademangan, Kabupaten Blitar, Minggu (6/11/2016) siang pecah.
Warga bernama Sudarmo (35) tiba-tiba mengamuk.
Bapak dua anak ini membawa pentungan, dan menghajar warga yang ditemui di jalan. Lima orang menjadi korban amukan Sudarmo.
Empat orang mengalami luka, yaitu Samuji (50), Parni (64), Paini (64), Paikem (60). Sedangkan Kasirin (65) tewas akibat amukan Sudarmo.
Kasirin menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke RS Katolik Budi Rahayu, Kota Blitar. Dia menderita luka di kepala bagian belakangnya.
“Rata korbannya mengalami luka di kepala. Korban selamat masih dirawat di RS,” kata AKP Sapto Rahmadi, Kapolsek Kademangan.
Menurutnya, Sudarmo pertama kali datang ke rumah Kasirin dengan jalan kaki.
Sudarmo langsung masuk ke ruang tamu. Sumilah, istri Kasirin langsung mengintip setelah mendengar ada orang di ruang tamu.
Dia ketakutan setelah tahu yang datang adalah Sudarmo.
Dia masuk ke rumah lagi. Sebab, selama ini Sudarmo diketahui baru mengalami gangguan jiwa.
Sumilah memanggil suaminya yang sedang rebahan di sampingrumahnya. Sumilah memberitahukan bahwa ada Sudarmo dirumah tersebut.
Kasirin mencoba menghindar agar tidak bertemu dengan Darmo. Saat Kasirin akan masuk ke rumah melalui pintu belakang, Darmo melihatnya.
Darmo langsung memukul Kasirin dari belakang.
“Istrinya selamat karena sembunyi di dapur,” tuturnya.
Usai menghajar Kasirin, Darmo lari rumah Samuji yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah Kasirin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kekerasan-anak-anak-kekerasan-pemukulan-penganiayaan_20150422_174127.jpg)