Viral Medsos

Ini Tanggapan Drummer SID Soal Demo Besar-besaran Hari Ini, Pro-Kontra Netizen pun Tercipta

Bila agamanya dihina, maka yang terbaik menurut Jerinx adalah diam, karena Tuhan maha kuasa.

Penulis: say | Editor: Muhammad Fatoni
Facebook Jerinx
Jerinx SID 

TRIBUNJOGJA.COM - Demo besaran-besaran untuk menuntut proses hukum terhadap Ahok agar segera diadili ternyata menyita perhatian drummer SID, Jerinx.

Bila agamanya dihina, maka yang terbaik menurut Jerinx adalah diam, karena Tuhan maha kuasa.

Di fanpage miliknya, Jerinx membandingkan pernyataan Ahok yang diduga menistakan agama dengan kasus bom Bali yang telah terjadi dua kali. Bali katanya, dianggap sebagai tempat yang 'kotor dan layak dilenyapkan' sehingga menjadi sasaran bom.

Namun setelah serangan itu, nyatanya tidak aksi besar-besaran menolak agama tertentu di sana. Orang-orang justru saling bekerja sama untuk memulihkan Pulau Dewata menjadi seperti semula.

Bila masyarakat justru demo dan menunjukkan rasa kebencian lainnya, maka keadaan akan semakin keruh.

"Ya. Perang. Perang dan perang. Darah. Air mata. Kehancuran. Lalu? Masuklah asing dengan propaganda mendamaikan konflik dan mengambil alih semua SDA (sumber daya alam, red) yang dimiliki bangsa ini," tulisnya.

Cara yang terbaik bila agama dihina katanya, adalah diam karena Tuhan maha kuasa.

"Berhentilah menjadi pembela agama. Simpan agamamu untuk dirimu sendiri. Untuk apa percaya Tuhan itu maha kuasa jika kamu masih menyangsikan kekuatannya?" tegasnya.

Di status lain, Jerinx uriga jika demo hari ini, Jumat (4/11/2016), ditunggangi kepentingan elit yang hendak menghidupkan kembali Orde Baru (Orba). Front Pembela Islam (FPI) juga hanya bentukan mereka, sehingga akan bubar bila penganut rezim itu bubar.

"30 tahun lebih mendoktrin bangsa, wajar pola pikir Orde Baru belum mati hingga kini," ujarnya.

Status ini kemudian menjadi begitu viral di dunia maya. Sejumlah netizen menentangnya dan mendukung demo hari ini, tetapi tak sedikit pula yang setuju dengan pernyataannya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved