Berawal dari Arisan, Peace and Love Indonesia Menyentuh Bidang Sosial

Novita Ikasari, Ketua Umum Peace and Love Indonesia menceritakan, bahwa awal mulanya grup baksos ini merupakan gabungan arisan sosialita di Jakarta.

Tayang:
Penulis: app | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Arfiansyah Panji Purnandaru
Novita Ikasari, Ketua Umum Peace and Love Indonesia menceritakan (kiri) menyerahkan bendera Peace and Love Yogyakarta kepada Inung Marwoso, Ketua Peace and Love cabang Yogyakarta dalam Musyawarah Nasional (Munas) Peace and Love di Sahid Rich Hotel Yogyakarta, Jumat (21/10/2016) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peace and Love Indonesia akhirnya resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pertama di Yogyakarta.

Bertempat di Sahid Rich Hotel Yogyakarta, Munas tersebut berlangsung dari tanggal 21 hingga 23 Oktober 2016.

Dalam acara tersebut hadir para anggota Peace and Love dari berbagai daerah, tamu undangan, serta anak-anak yatim piatu dan duafa, Jumat (21/10/2016).

Novita Ikasari, Ketua Umum Peace and Love Indonesia menceritakan, bahwa awal mulanya grup baksos ini merupakan gabungan arisan sosialita di Jakarta.

Waktu itu, arisan tersebut berbeda dengan yang lain karena orientasinya fokus pada bidang sosial. Hingga akhirnya tercetuslah Peace and Love Indonesia.

"Saya berharap grup baksos ini menjadi inspirasi dan membantu program pemerintah untuk menentaskan kemiskinan yang menjadi polemik di negeri ini," jelasnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved