Masyarakat Keluhkan Kurang Terawatnya Taman Badakan Barat

Masyarakat mengaku risih melihat kondisi ruang publik yang terletak di Jalan Pahlawan, Magelang Tengah, Kota Magelang itu.

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: oda
tribunjogja/azka ramadhan
Kondisi bagian kolam di Taman Badakan Barat yang tampak kurang terawat. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tidak terawatnya Taman Badakan Barat, atau dikenal juga dengan nama Taman Tugu Jenderal A Yani, mendapat sorotan dari masyarakat, yang mengaku risih melihat kondisi ruang publik yang terletak di Jalan Pahlawan, Magelang Tengah, Kota Magelang itu.

Kondisi paling memprihatinkan terjadi pada kolam ikan yang disertai dengan air mancur dan patung Jenderal A Yani. Padahal, keduanya merupakan ikon dari taman tersebut.

Air tak lagi mengalir, ditambah sampah yang berserakan, membuat kolam tampak tidak ideal.

Sementara patung pahlawan nasional, Jenderal A Yani, yang berdiri dengan gagahnya, terlihat mulai terganggu oleh ulah usil dari tangan-tangan tak beranggung jawab, yang dengan enteng melepas coretan-coretan di beberapa bagian patung tersebut.

Yusuf Kusnendar (20), seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Magelang, menuturkan keluhan terkait kurang terawatnya Taman Badakan Barat, yang menurutnya seperti hanya dibiarkan begitu saja, tanpa ada proses perawatan berjenjang yang rutin dilakukan.

"Terus terang, desain dan cara penataan Taman Badakan Barat ini sebenarnya cukup bagus. Mungkin, hanya membutuhkan perawatan yang maksimal, supaya lebih layak untuk dijadikan ruang publik," tandasnya.

Menurut Yusuf, ramainya pengunjung yang berdatangan hampir setiap sore hari, menjadi bukti kalau Taman Badakan Barat sebenarnya cukup strategis untuk melepas penat, atau sekadar menanti senja. Karenanya, ia berharap supaya pemerintah dapat lebih menaruh perhatian.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Tata Kota (DKPTK) Kota Magelang, Arif Barata Sakti, mengatakan bahwa kondisi kolam yang terdapat di Taman Badaka Barat saat ini tengah mengalami kebocoran dan memang belum diperbaiki.

"Tapi, kami sudah menyiapkan anggaran Rp 45 juta untuk proses perbaikan kolam di Taman Badakan Barat. Semoga proses pengerjaannya dapat segera terealisasi dalam waktu dekat," tandasnya.

Selain perbaikan di sektor kolam, beberapa bagian taman lain juga akan mendapat sentuhan renovasi, termasuk patung Jenderal A Yani.

Namun, khusus untuk patung, ia memastikan tidak akan mengubah bentuk asli, sehingga tidak akan mengurangi keindahannya.

Selain itu, Arif juga memastikan bahwa pihaknya selalu memperhatikan kondisi seluruh taman yang ada di Kota Magelang. Sebagai bukti, khusus untuk upaya pemeliharaan dan perawatan taman, telah disediakan anggaran tersendiri.

"Untuk pemeliharaan dan perawatan taman di seluruh Kota Magelang, anggarannya sebesar Rp 198 juta selama satu tahun. Dari jumlah tersebut, antara lain digunakan untuk pengadaan bibit tanaman, pupuk, bahan bangunan, pengecatan ulang, hingga membayar upah tukang," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved