Permen Mengandung Narkoba Menyasar Anak-anak 

Permen yang diduga mengandung narkoba disita oleh petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kediri, Jawa Timur, dari seorang pedagang

KOMPAS IMAGES
Petugas Polres Kota Kediri menunjukkan permen yang diduga mengandung narkoba seusai pemantauan lapangan, Kamis (12/10/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM - Permen yang diduga mengandung narkoba disita oleh petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kediri, Jawa Timur, dari seorang pedagang, Kamis (12/10/2016).

Razia gabungan dari Disperindag dan Satuan Reserse Narkoba Polres Kediri itu menyasar lapak-lapak pedagang yang berjualan di kawasan sekolah.

Saat merazia pedagang di sebuah Taman Kanak-kanak yang ada di Jalan Brigjend.

Imam Bahri, petugas menemukan permen dengan merek "permen jari" yang tengah menjadi bahan perbincangan itu.

Total ada 16 batang permen yang diamankan dari Siswandi, pedagang di kawasan sekolah tersebut.

Jumlah itu merupakan sisa penjualan dari 1 pak isi 20 batang yang sebelumnya dikulaknya. Permen itu disimpan di dalam gerobak tempat jualannya.

Siswandi menuturkan, sengaja menyembunyikannya karena tidak akan dijual kembali.

Hal itu dia lakukan setelah dia mendengar kabar maupun informasi dari anak-anak sekolah bahwa itu adalah permen narkoba.

Permen yang diduga mengandung narkoba disita oleh petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kediri, Jawa Timur, dari seorang pedagang, Kamis (12/10/2016).

Razia gabungan dari Disperindag dan Satuan Reserse Narkoba Polres Kediri itu menyasar lapak-lapak pedagang yang berjualan di kawasan sekolah.

Saat merazia pedagang di sebuah Taman Kanak-kanak yang ada di Jalan Brigjend. Imam Bahri, petugas menemukan permen dengan merek "permen jari" yang tengah menjadi bahan perbincangan itu.

Total ada 16 batang permen yang diamankan dari Siswandi, pedagang di kawasan sekolah tersebut.

Jumlah itu merupakan sisa penjualan dari 1 pak isi 20 batang yang sebelumnya dikulaknya. Permen itu disimpan di dalam gerobak tempat jualannya.

Siswandi menuturkan, sengaja menyembunyikannya karena tidak akan dijual kembali.

Hal itu dia lakukan setelah dia mendengar kabar maupun informasi dari anak-anak sekolah bahwa itu adalah permen narkoba.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved