Perhatikan Batas Konsumsi Gula, Garam, Lemak yang Benar

Lily menjelaskan bahwa masyarakat umumnya paling banyak memperhatikan label pada makanan kemasan yakni label halal dan nama produk.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: oda
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Lily S Sulistyowati MM mengatakan umumnya, penyakit tidak menular muncul karena konsumsi Gula, Garam, Lemak (GGL) berlebih.

Hal tersebut dikatakannya pada rilis yang disampaikan saat Program Edukasi Cermati Konsumsi GGL dan Baca Label Kemasan Makanan, di Ruang Radyo Suyoso Bappeda Kompleks Kepatihan Danurejan, Selasa (27/9/2016).

"Mirisnya, tingkat konsumsi GGL pada masyarakat Indonesia tiap tahunnya mengalami peningkatan," tuturnya.

Sebagai rekomendasi, lanjutnya, anjuran batas konsumsi GGL yang disarankan Kementerian Kesehatan RI yaitu memperhatikan batas konsumsi gula per orang /hari adalah 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan, batas konsumsi garam per orang/hari adalah 2.000 miligram natrium/sodium atau 5 gram garam atau 1 sendok teh, dan batas konsumsi lemak per orang/hari adalah 67 gram atau 5 sendok makan minyak.

Terkait edukasi cara membaca label kemasan, Lily menjelaskan bahwa masyarakat umumnya paling banyak memperhatikan label pada makanan kemasan yakni label halal dan nama produk, sementara untuk komposisi makanan hanya sedikit masyarakat yang membacanya.

"Padahal tak kalah pentingnya adalah membaca Informasi Nilai Gizi (ING) yang ada di label makanan kemasan," ungkapnya.

Lily menambahkan, informasi pada label kemasan sekurang-kurangnya berisi nama produk/pangan olahan, daftar bahan atau komposisi yang digunakan, berat bersih atau isi bersih, nama dan alamat pihak yang memproduksi atau mengimpor, halal bagi yang dipersyaratkan, tanggal dan kode produksi, tanggal kadaluarsa, nomor pendaftaran, asal-usul bahan pangan tertentu, ING dan klaim.

"Zat gizi yang wajib dicantumkan meliputi energi total, lemak total, protein, karbohidrat total dan natrium," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved