Jaminan Kesehatan Hingga Pendidikan Warga Ditanggung Desa
Sebagai desa wisata mandiri, Pemerintah Desa Ponggok berusaha memberikan timbal balik bagi warganya.
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebagai desa wisata mandiri, Pemerintah Desa Ponggok berusaha memberikan timbal balik bagi warganya.
Pasalnya masyarakat tidak dapat dilepaskan dari pembentukan hingga pengembangan desa wisata mandiri Ponggok hingga seperti saat ini.
Dengan pendapatan mencapai Rp 5 miliar pada tahun 2015 lalu, Pemdes Ponggok memberikan timbal balik berbagai program untuk kesejahteraan warganya.
Sebut saja jaminan kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan keluarga di Desa Ponggok ditanggung oleh Pemdes setempat.
Kepala Desa Ponggok, Juanedi Mulyana mengatakan jaminan tersebut diberikan sebagai bagian dari pensejahteraan masyarakat di sektor kesehatan.
Dengan ditanggungnya jaminan kesehatan masyarakat oleh desa, warga tidak perlu lagi khawatir dengan pembiayaan kesehatannya.
“Sasarannya semua keluarga ditanggung jaminan kesehatannya,” katanya, Kamis (22/9/2016).
Bantuan kesehatan berupa BPJS Kesehatan mulai diberikan pada akhir April. Tahap awal, ada 115 warga yang menerima jaminan kesehatan. Sedangkan 433 warga lainnya masih dalam tahap pendataan.
Adapula jaminan sosial yang diberikan dengan sasaran masyarakat miskin, jompo, dan yatim piatu.
Jaminan yang diberikan berupa uang lauk pauk sebesar Rp 300 ribu setiap bulannya.
“Berharap dengan bantuan uang lauk pauk dapat membantu memenuhi kecukupan gizi warga yang kurang mampu. Kami pakai PADes yang disetor oleh BUMDes,” ungkapnya. (tribunjogja.com)