KemenpanRB Pantau Pelayanan di Mapolda DIY

Ia mengatakan, jika pihaknya sangat fokus dalam pelayanan dasar yang dilakukan oleh institusi pemerintahan, termasuk Polri.

Penulis: akb | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Jihad Akbar
Deputi Pelayanan Publik Kemenpanrb, Diah Natalisa dan Kapolda DIY memantau ruang monitoring aplikasi Polisikita, Rabu (21/9/2016) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kemenpanrb melakukan kunjungan di Mapolda DIY, Rabu (21/9/2016).

Deputi Pelayanan Publik Kemenpanrb, Diah Natalisa, mengatakan kunjungan dilakukan untuk meninjau pelayanan dasar yang diberikan pihak kepolisian kepada masyarakat.

Pada kujungan ini, pihak Kemenpanrb yang diwakili beberapa orang mengecek ruang monitoring Polisikita dan CCTV yang berada di Polda DIY. Deputi Pelayanan Publik juga mencoba layanan Call Center milik Polda DIY.

"Tentu kita sangat senang karena ini bentuk nyata dari pelayanan masyarakat yang baik. Jadi layanan dasar yang baik," ujar Diah.

Ia mengatakan, jika pihaknya sangat fokus dalam pelayanan dasar yang dilakukan oleh institusi pemerintahan, termasuk Polri.

Menurutnya pelayanan yang dilakukan oleh Polda DIY melalui aplikasi android Polisikita dan Call Center sangat berarti dalam pelayanan kepada masyarakat.

Diah menuturkan, seharusnya yang dilakukan Polda DIY dapat dilakukan di tempat lain. Sehingga masyarakat dapat diayomi dan kehadiran negara dapat dirasakan sesuai dengan nawacita program Presiden Joko Widodo.

"Dari data yang masuk ke kami dan ombudsman komplain masyarakat masih banyak, jadi masih banyak yang harus kita perbaiki," ungkapnya.

Pada kesempatan ini, pihak Polda DIY meminta dukungan untuk peningkatan status dari Polda tipe B menjadi tipe A. Diah mengatakan jika pelayanan yang dilakukan Polda DIY sangat mungkin mengantarkan menjadi Polda tipe A.

"Tapi itu porsi pimpinan saya, bapak Kemenpan dan bapak Kapolri di internal Polri," kata Diah.

Kapolda DIY, Brigjend Pol Wahyu Prasta Hidayat, mengatakan keinginan untuk berubah status menjadi tipe A itu bukan tanpa alasan. Jumlah penduduk serta polemik yang terjadi di masyarakat menjadi dasarnya.

"Harapan kita bisa juga jadi tipe A. Kita berdoa semoga diberi yg terbaik bagi jogja istimewa," ungkap Kapolda. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved