Efektifkah Metode Pengobatan Tradisional China Untuk Menyembuhkan Kanker?

Setelah kematian aktris cantik asal China, Xu Ting, yang gagal menjalani TCM, publik menjadi bertanya-tanya apakah metode itu memang tepat atau tidak.

Penulis: say | Editor: oda
en.people.cn
Xu Ting 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengobatan tradisional China (TCM) sering kali menjadi pilihan bagi pasien yang takut dengan rasa sakit, akibat pengobatan konvensional di rumah sakit (RS).

Namun setelah kematian aktris cantik asal China, Xu Ting, yang gagal menjalani TCM, publik menjadi bertanya-tanya apakah metode itu memang tepat atau tidak.

Metode TCM memang sudah diakui dunia sebagai salah satu pengobatan yang tepat untuk beberapa penyakit. Bahkan dari konferensi National Institutes of Health (NIH) pada tahun 1997, banyak dokter merasa nyaman untuk merujuk pasien yang ingin melakukan akupuntur.

Salah satu nilai lebih metode ini seperti dikutip dari umn.edu, Kamis (15/9/2016), yakni dapat mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan.

Sedangkan bagi pasien kanker, TCM dapat berguna untuk mengurangi ukuran sel kanker, mengurangi komplikasi dan tingkat kambuh yang lebih rendah.

Namun seperti dijelaskan laman China Education Center, TCM hanya menjelaskan konsep khusus tumor dan bukannya kanker. Penyebabnya termasuk faktor eksternal seperti lingkungan, stres, diet yang tidak sehat dan organ yang rusak.

Dr Feng Li, Kepala Departemen Pengobatan Tradisional China di Akademi Ilmu Medis China di Beijing mengatakan, untuk menyembuhkannya diperlukan penggabungan metode pengobatan antara barat dan timur.

Bila metode barat lebih efektif dalam mengecilkan ukuran tumor, maka TCM dapat mengurangi gejala mual, muntah dan beberapa efek yang timbul dari pengobatan konvensional.

Kasus lain karena terlalu banyak melakukan terapi TCM menimpa seorang pria 63 tahun di China. Ia melakukan bekam untuk mengatasi kolesterol tinggi dan beberapa penyakit ringan lain.

Tak diketahui secara pasti apakah ia melakukan upaya pengobatan lain atau tidak. Namun karena terlalu sering bekam, ia justru mengalami infeksi dan terdapat tanda mengerikan di punggungnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved