Warga Khawatir Pantai Cemara Sewu Ikut Digusur

Padahal Pantai Cemara Sewu, rumah-rumah warga, dan sejumlah lapak milik pedagang banyak berjubel di kana kiri Pantai Cemara Sewu.

Penulis: usm | Editor: oda
tribunjogja/usman hadi
Sudarman (kaus hijau) khawatir rencana penertiban Gumuk Pasir mematikan ekonomi warga yang saat ini mengelola Pantai Cemara Sewu, Selasa (13/9/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejumlah warga yang mengelola dan dan menggantungkan hidupnya dari obyek wisata pantai cemara cemas dengan adanya wacana penertiban Gumuk Pasir yang diwacanakan pemerintah.

Padahal Pantai Cemara Sewu, rumah-rumah warga, dan sejumlah lapak milik pedagang banyak berjubel di kana kiri Pantai Cemara Sewu.

Hal itu disampaikan Sudarman (55), yang akrab dipanggil Darman, si empu yang memiliki ide untuk membuat destinasi wisata yang dapat digunakan warga untuk menyambung penghidupan. jika dirinya dan pengelola Pantai Cemara Sewu lainnya

“Kalau kami menolak penggusuran, dan kami akan tetap meminta agar Pantai Cemara Sewu tetap jalan dengan masih diurus warga,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Permintaan Darman tentu beralasan, pasalnya selama ini Pantai Cemara Sewu merupakan jerih payah warga dan merupakan ide warga untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata.

Warga kecil seperti Darman takut jika ladang mencari nafkah warga ini diambil oleh pihak-pihak yang awalnya tidak memiliki kontribusi dalam pengembangan Pantai Cemara Sewu.

“Padahal ini hasil jerih payah warga, dan warga saat ini mulai merasakan dampak ekonomi yang lumayan bagus,” ungkapnya. “Pokoknya kami minta agar ini (Pantai Cemara Sewu) yang mengelola warga, karena ini warga yang berjuang,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Pengelola Pantai Cemara Sewu, Sugiran (52), menambahkan jika Pantai Cemara Sewu merupakan jantung ekonomi warga. Oleh karenanya dirinya meminta agar rencana penertiban tidak malah mematikan ekonomi rakyat.

“Kalau rakyat kecil seperti kami mintanya jangan digusur,” ungkapnya.

Selama ini lanjut Sugiran warga juga tidak pernah meminta sepeserpun uang dari pemerintah untuk mengembangkan Pantai Cemara Sewu. Oleh sebab itu warga Grogol VII ini meminta agar pemerintah berlaku adil.

“Selama ini kami tidak pernah minta apa-apa dari pemerintah, sekarang kami mencoba mandiri kok malah diganggu,” keluhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved