Mapala UMY Akan Melakukan Ekspedisi Kilimanjaro

Ekspedisi ke Kilimanjaro yang ingin dilaksanakan ini, merupakan ekspedisi ke puncak tertinggi di benua Afrika. Mt. Klimanjaro.

Penulis: una | Editor: oda
Dokpri.
Mapala UMY melakukan kunjungan audiensi kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, di kantor KONI DIY, Rabu (7/9/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Mahasiswa pecinta Alam (Mapala) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali akan melakukan program 7 Summit.

Dan kini Mapala UMY rencananya akan melaksanakan ekspedisi Kilimanjaro pada 20 Maret 2017 mendatang.

Sebelumnya, Mapala UMY telah menaklukkan dua dari 7 summits, yaitu Puncak Carstensz Pyramid di Papua pada 1997 dan Mt. Elbrus di Rusia pada tahun 2014.

Dan ekspedisi ke Kilimanjaro yang ingin dilaksanakan ini, merupakan ekspedisi ke puncak tertinggi di benua Afrika. Mt. Klimanjaro, memiliki tinggi 5895 mdpl, dan terletak di Tanzania, Afrika Timur. Kilimanjaro termasuk dari 7 summits puncak tertinggi di 7 benua dunia.

"Ini juga merupakan lanjutan dari Ekspedisi Elbrus dua tahun lalu. Hal ini termasuk dalam program 7 Summit yang dicanangkan Mapala UMY. Kami telah berhasil mencapai puncak tertinggi Oseania dan Eropa, maka kita lanjutkan untuk menaklukkan puncak tertinggi Afrika yaitu di Kilimanjaro. Semoga pengalaman menaklukkan Carstenzs dan Elbrus berguna untuk menaklukkan Kilimanjaro," papar Ketua Mapala UMY, Vian Jamaludin Amin.

Serangkaian kegiatan Ekspedisi Kilimanjaro, dikatakan Vian telah dilaksanakan sejak Agustus 2016 lalu dan rencananya akan berlanjut hingga Juli 2017 mendatang.

Dan dalam Ekspedisi Kilimanjaro kali ini, Mapala UMY juga kembali mencoba memecahkan rekor MURI untuk pemakaian batik di puncak tertinggi.

Vian mengatakan misi tersebut juga menjadi salah satu tanggung jawab pihaknya sebagai pemuda-pemudi bangsa untuk menjaga dan mempromosikan batik sebagai warisan budaya dan identitas bangsa.

Untuk meminta dukungan terkait langkah yang ingin dicapai Mapala UMY ini, pihaknya ditemani oleh Sugito, S.IP, M. Si, Ketua Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) UMY pun melakukan kunjungan audiensi kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, di kantor KONI DIY, Rabu (7/9/2016).

"Saya kira ini langkah bagus setelah kemarin Ekspedisi Elbrus tahun 2014. Mapala UMY sudah berpengalaman untuk masalah seperti ini. Ini sangat baik untuk melatih kedisiplinan," ungkap Ketua KONI DIY, GBPH. Prabukusumo yang secara langsung menyambut rombongan mapala UMY. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved