Bupati Tegaskan Tak Ikut Campur Soal Proyek

Suharsono akhirnya angkat bicara terkait dengan perusahaan pemenang proyek yang sebelumnya tidak memiliki alamat perusahaan yang jelas.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
tribunjogja/yosephhary
Proyek pembangunan gedung. (ILUSTRASI) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Suharsono akhirnya angkat bicara terkait dengan perusahaan pemenang proyek yang sebelumnya tidak memiliki alamat perusahaan yang jelas.

Dia mengaku menyerahkan persoalan proyek ini menjadi wewenang dari instansi terkait yang sudah ditunjuknya, dalam hal ini adalah Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

“Jadi soal proyek (yang alamatnya tidak jelas dan tidak berpapan nama), bukan urusan saya. Sudah ada instansi yang mengurusi itu. Fokus saya bukan mengurusi proyek-proyek,” katanya, Selasa (6/9/2016) petang.

Dia menegaskan, sejak awal masa kepemimpinannya pun tidak ada niat sedikit pun untuk mendirikan PT atau CV. Hal itu juga berlaku bagi keluarganya dan kroni-kroninya.

Sehingga, pihaknya mengklaim bisa melakukan pembangunan di masyarakat dengan objektif tanpa ada kepentingan proyek.

“Sejak awal kampanye, saya berkomitmen untuk tidak mendirikan PT atau CV. Saya tahu karena itu sarang korupsi, seperti saat saya tugas di Kepolisian di Banten, ada saudara, adik Gubernur yang punya PT dan jadi temuan KPK,” katanya.

Diapun meminta agar ada pengawasan pada perusahaan pemenang proyek di Bantul. Dia hanya meminta perusahaan pemenang proyek yang menggarap beragam infrastruktur di Bantul mematuhi aturan.

Jangan sampai, pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi dan juga ada penjualan bendera-bendera perusahaan (sub kontrak). (*)

“Saya tidak mau ada temuan karena proyek, seperti tahun sebelumnya. Spesifikasi harus benar-benar terjamin, jangan ada penjualan izin dari A ke B, B dijual ke C,” tandasnya. (Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved