Bagi Gadis Ini, Berkomunitas Itu Penting
Nimah memulai melakukan hal tersebut dengan tergabung lewat komunitas. Di sana ia lakukan banyak kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Penulis: abm | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aristoteles, seorang filsuf Yunani mengatakan, bahwa manusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi satu sama lain. Dan hal itu menurutnya merupakan salah satu ciri yang membedakan antara manusia dengan hewan.
Begitupun dengan yang dirasa oleh Nimah Eka Winati (22), salah satu mahasiswa Program Pasca Sarjana UII, yang menganggap bahwa sebagai manusia dirinya harus bermasyarakat. Hal itupun kata Nimah merupakan sebuah hal yang sangat penting dan harus dilakukan.
Nimah memulai melakukan hal tersebut dengan tergabung lewat komunitas. Di sana ia lakukan banyak kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Walau skalanya masih kecil, kegiatan yang ia lakukan bersama teman-teman komunitasnya sangat menyenangkan dan diharapkan bisa memberikan banyak manfaat.
"Tapi kegiatannya masih ngadain kaya seminar-seminar. Salah satu kegiatannya dulu itu lebih ke sosial, seperti kado pahlawan yang didedikasin kepada orang-orang yang inspiratif dan menebar manfaat bagi sekitarnya," kata Nimah.
Selain penting, Nimah berpendapat bahwa dengan aktifitasnya bersama masyarakat dan berkomunitas, bisa memberikannya networking yang luas, dapat bertukar pemikiran dan sharing dengan orang banyak, serta bisa memberikan manfaat bagi orang sekitar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nimah-eka-winati_20160901_144020.jpg)