Tebu Lokal Tak Cukupi Kebutuhan Giling
Pabrik Gula Gondang Baru yang merupakan satu-satunya pabrik gula yang beroperasi di Klaten menargetkan menggiling 111.214 ton tebu
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pabrik Gula Gondang Baru yang merupakan satu-satunya pabrik gula yang beroperasi di Klaten menargetkan menggiling 111.214 ton tebu pada musim giling tahun ini.
Namun jumlah panen tebu di Kabupaten Klaten belum masih belum mencukupi kebutuhan tersebut.
Saat ini dengan luas lahan tanam tebu di Klaten sekitar 800 hektare dengan potensi panen mencapai 15 hingga 20 ton per hektare.
Dengan kata lain, potensi panen tebu hanya sekitar 12 hingga 16 ribu ton, masih jauh dari kebutuhan.
Di sisi lain, panen tebu di Kabupaten Klaten sendiri tidak hanya terserap di tingkat lokal saja. Namun juga beberapa pabrik gula di luar Klaten.
Guna mencukupi kebutuhan tersebut, Administratur PG Gondang Baru, Primanda Bayu Adi Haryono mengatakan pihaknya menyerap tebu dari luar Klaten. Di antaranya, tebu dari Boyolali dan Purworejo.
"PG Gondang Baru sendiri memiliki kapasitas giling inklusif mencapai 14.000 kuintal per hari, dengan rendemen rata-rata minimal 7,2 persen," paparnya.
Menurutnya dari total lahan yang dimanfaatkan PG Gondang Baru, 60 persennya merupakan perkebunan rakyat.
Dengan demikian, peningkatan produksi juga diklaim akan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Data Maret 2016 menunjukkan, luas lahan tebu di wilayah PG Gondang Baru Klaten mencapai 1.684 hektare, meliputi 77 persen sawah dan 22 persen tegalan.
"Untuk mencapai target, segala potensi terus kami tingkatkan," ujarnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tebu_kdhbgdsg_20160821_175516.jpg)