Maybank Berdayakan Disabilitas Lewat mikro-UKM
Program menerapkan metode pelatihan tiga hari, yang dilanjutkan dengan program mentoring terstruktur kepada para penerima manfaat
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM – PT Bank Maybank Indonesia Tbk bersama Maybank Foundation, yayasan sosial yang dimiliki Maybank Group, mengembangkan program pemberdayaan ekonomi bagi komunitas penyandang disabilitas di Yogyakarta.
Mengambil tajuk Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship (RISE), program pembinaan kewirausahaan kepada para penyandang disabilitas ini bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kapabilitas usaha mikro-UKM.
Program menerapkan metode pelatihan tiga hari, yang dilanjutkan dengan program mentoring terstruktur kepada para penerima manfaat selama tiga hingga enam bulan.
Di Yogyakarta, program pelatihan diberikan kepada 110 penyandang disabilitas di Yogyakarta, 11 Agustus - 13 Agustus 2016.
Peserta pelatihan di antaranya telah merintis dan membangun usaha di bidang konveksi, makanan, elektronika, dan sablón.
Program ini menyusul program yang diberikan kepada 90 penyandang disabilitas di Jakarta pada April dan Mei lalu.
Dengan demikian, total 200 penyandang disabilitas menjadi penerima manfaat tahap awal (pilot projet) program RISE di Indonesia.
Dari implementasi di Jakarta, sebanyak 40 persen peringkat terbaik dari penyandang disabilitas, yang mengikuti program ini, telah berhasil memulai/meningkatkan kapabilitas usaha.
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria mengatakan pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu fokus corporate responsibility Maybank Indonesia. Sejalan dengan misi humanising financial services.
“Komitmen ini menjadi bagian dari upaya Maybank Indonesia untuk memberikan kontribusi positif dalam mendukung pemberdayaan komunitas penyandang disabilitas yang dilakukan melalui pengembangan ekonomi kreatif,” kata Taswin, Jumat (12/8/2016).
Selanjutnya, dalam tiga tahun ke depan program RISE diproyeksikan dapat diberikan kepada 2.000 penyandang disabilitas di sedikitnya lima kota di Indonesia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/maybank_20160812_185558.jpg)