Pilkada Yogyakarta

Pilkada Yogyakarta Tanpa Calon Independen

Kemunculan calon independen pada Pilkada Yogyakarta 2017 hampir dipastikan batal terjadi.

Penulis: khr | Editor: Ikrob Didik Irawan
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kemunculan calon independen pada Pilkada Yogyakarta 2017 hampir dipastikan batal terjadi.

Hingga hari terakhir pendaftaran calon walikota dan wakil wali kota Yogyakarta yang jatuh hari ini, Rabu (10/8/2016), tidak ada berkas pendaftaran yang masuk ke KPUD Yogyakarta.

Siang tadi, kantor KPUD Kota Yogyakarta yang ada di Jl Magelang, Tegalrejo, Yogyakarta memang kedatangan satu pasangan yaitu Arif Nurcahyo - Lareta Adhisakti namun kedatangan mereka hanya berkunjung saja tanpa menyerahkan KTP tanda dukungan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya pasangan yang dideklarasikan sejak Mei 2016 tersebut akhirnya hanya mampu mengumpulkan 17.845 KTP dari minimal 26.374 yang dibutuhkan.

Yoyok sapaan akrab Arif mengatakan dirinya hanya bersilaturahmi saja ke KPU yang selama ini sudah mendampingi dan mengarahkan mereka.

"Kita tidak jadi serahkan KTP karena ini personal, ini jadi tanggung jawab kita," jelasnya.

Siap Verifikasi

Ketua KPUD Yogyakarta Wawan Budiyanto mengatakan sebenarnya dirinya siap memverifikasi andai pasangan tersebut datang membawa KTP dukungannya.

"Kalau Yoyok menyerahkan KTP, pasti akan kita verifikasi berapapun hasilnya. Tapi karena tidak ada ya tidak dilakukan verifikasi," ujarnya.

Dia mengaku menghargai keputusan yang dibuat oleh pasangan tersebut.

Pihaknya juga masih tetap menunggu hingga sore ini apabila memang ada calon independen yang mendaftarkan dirinya.

"Yang mau daftar masih kita tunggu sampai jam 4 sore ini," tambahnya.

Joint

Sebelumnya sejak jauh hari sudah ada dua pasangan yang mendeklarasikan diri sebagai calon dari jalur independen yaitu Joint yang mengajukan Garin Nugroho - Romy Heryanto.

Namun pasangan tersebut mundur lebih awal karena hingga pertengaha Juli yang lalu mereka baru sanggup mengumpulkan sekitar 4.000 KTP.

Sementara pasangan Arif - Adhisakti yang kemudian berubah menjadi Arif - Lareta terus bergerilya mencari dukungan sebelum akhirnya terhenti di angka 17.845 KTP saat hari terakhir pendaftaran hari ini. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved