Ini Alasannya Smartphone Anda Panas

Smartphone kita harus menggerakkan sesuatu untuk bisa bekerja, jadi mereka harus menghasilkan panas.

Editor: oda
neton.id
ilustrasi smartphone panas 

TRIBUNJOGJA.COM - Begitu dinyalakan, smartphone akan terasa panas. Namun ponsel yang kepanasan (overheat) bisa menjadi masalah serius: merusak perangkat dan mempengaruhi kinerja.

Apa yang menyebabkan ponsel panas, lalu kepanasan? Dan bagaimana mencegahnya?

Hmm, jawabannya sederhana: gerakan menghasilkan panas. Smartphone kita harus menggerakkan sesuatu untuk bisa bekerja, jadi mereka harus menghasilkan panas. Jumlah panas yang dihasilkan smartphone setara dengan jumlah listrik yang mengalirinya.

Jadi kalau kamu memainkan game yang meminta banyak dari CPU dan GPU (keduanya berada di SoC – system-on-a-chip), mereka akan menjadi hangat, karena membutuhkan lebih banyak daya untuk melakukan tugas-tugasnya.

Tak usah kuatir jika ponselmu terasa hangat. Mereka memang dirancang untuk bekerja seperti itu. Namun kamu perlu kuatir jika rasa panasnya berlebihan.

Jadi mengapa smartphone bisa kepanasan?

Umumnya, SoC sudah dioptimalkan, dan karenanya jarang kepanasan (overheating). SoC sudah dirancang untuk menangani suhu yang tinggi. Jika perangkatmu mendekati suhu yang bisa merusak, kecepatan prosesor akan diturunkan.

Jadi kecepatan operasi yang melambat bisa menjadi salah satu pertanda overheating. Kalau kasusnya lebih parah, sebuah peringatan akan ditampilkan di layar, untuk mencegah kamu menggunakan perangkat sampai ia telah mendingin.

Jika perangkatmu sering kepanasan, biasanya ini disebabkan oleh hardware yang terlalu berat bekerja. Misalnya kau kelamaan memakai Gear VR, atau kelamaan menjalankan app-app yang berat, yang membebani CPU. Kegiatan multitasking, fitur dan fungsi tambahan seperti widgets, dan hal-hal yang menuntut ponselmu untuk mengecek konektivitasnya seperti Wi-Fi, Bluetooth, atau apa pun, semua membutuhkan daya pemrosesan. Ini membuat SoC bekerja dan daya listrik yang lebih banyak, dan memanasi baterai..

Namun juga ada hal-hal lain yang bisa membuat ponsel kepanasan. Contoh, meletakkan ponsel di cahaya matahari langsung.

Tapi kalau kamu tidak memforsir smartphone dan smartphone tetap selalu kepanasan, mungkin penyebabnya adalah hardware yang tidak bekerja semestinya. Kalau sudah begini, ada baiknya kamu mempertimbangkan penggantiannya.

Salah satu contoh hardware-nya tidak dioptimalkan dengan baik sehingga menyebabkan smartphone kepanasan adalah chip Qualcomm Snapdragon 810. Sejak awal, chip ini sudah didera rumor kepanasan.

Untuk mengatasinya, chip menurunkan kecepatannya, sehingga kinerja menjadi lebih lambat, seperti yang terjadi pada beberapa model Sony.

Sony telah merilis multiple software patches untuk Xperia Z3+ dan menambahkan cooling pipes pada model Xperia Z5. Samsung juga melakukannya pada Galaxy S7 dan S7 Edge.

Intinya, kebanyakan smartphone tidak akan rusak karena beberapa kali kepanasan karena sudah ada faktor pengaman di dalamnya. Namun jika ini sering sekali terjadi dan panasnya keterlaluan sampai seakan-akan membakar, perangkatmu bisa rusak.

Sumber: PC Plus
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved