Peran Kakak dan Juragan Nur Rohman Belum Diketahui

Keduanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta yang dilakukan oleh tim Densus 88.

Penulis: ang | Editor: Muhammad Fatoni
tribun jogja/angga purnama
Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror menggeledah sebuah kandang ayam petelur di Dusun Menggung, Desa Gedong Jetis, Tulung, Klaten Minggu (23/7/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Meski diamankan oleh Densus 88 Anti Teror dengan dugaan membantu aksi terorisme, peran kakak kandung Nur Rohman, AS (40) dan pemilik peternakan ayam tempat Nur Rohman bekerja selama buron, Wn (40) hingga saat ini belum diketahui.

Keduanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta yang dilakukan oleh tim Densus 88.

Kapolres Klaten, AKBP Faizal membenarkan operasi penyisiran kembali yang dilakukan oleh Tim Densus 88 di peternakan ayam tempat Nur Rohman bekerja di Menggung, Desa Gedongjetis, Tulung.

Hal tersebut dilakukan menyusul diamankannya pemilik peternakan tempat Nur Rohman bekerja serta kakak kandung Nur Rohman pada Sabtu (23/7/2016) lalu.

"Upaya ini untuk melengkapi bukti yang sudah dikumpulkan oleh tim," katanya saat ditemui di Mapolres Klaten, Selasa (26/7/2016).

Total, kata Faizal, terdapat enam orang yang diamankannoleh tim Densus 88 yang saat dibawa Mapolresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Dua di antaranya adanya Wn (40) warga Dusun Alang Alang, Desa Sorogaten, Tulung yang merupakan pemilik peternakan ayam dan AS (40) warga Dusun Candirejo, Desa Sorogaten, Tulung yang merupakan kakak kandung Nur Rohman.

"Untuk yang lainnya, belum dapat kami sampaikan. Yang jelas, saat ini masih dalam pemeriksaan tim Densus 88," paparnya.

Ditanya terkait peran masing-masing, Ia juga masih enggan menyebutkan termasuk dugaan keterlibatannya dalam pelarian Nur Rohman.

Faizal mengatakan saat ini semua yang diamankan masih berstatus sebagai saksi, termasuk istri Wn dan AS yang saat sudah diperbolehkan kembali ke rumah.

"Perkembangan status masing-masing tergantung dalam hasil pemeriksaan," ujarnya.

Terkait dugaan Wn dan AS apakah sudah mengetahui status Nur Rohman yang buron, hingga saat ini belum jelas. "Namun jika hasil pemeriksaan menunjukkan demikian, maka bisa saja berkaitan," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved