Ramadan 1437
Harga Sewa Penginapan Naik 30 Persen
Peningkatan okupasi di berbagai hotel dan penginapan di Yogyakarta berimbas pada naiknya harga sewa, Senin (4/7/2016).
Penulis: app | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peningkatan okupasi di berbagai hotel dan penginapan di Yogyakarta berimbas pada naiknya harga sewa, Senin (4/7/2016).
Denny Purwono, manager Simply Homy Guest House mengamini kenaikan harga tersebut. Ia tidak menampik bahwa faktor Hari Raya Idul Fitri penyebab naiknya harga sewa.
Kenaikan harga sewa di penginapan berbasis syariah tersebut mencapai 30 persen. Sebelum Lebaran harga yang ditawarkan berkisar Rp 1 juta hingga 2 juta, namun sekarang menjadi Rp 1,3 juta hingga Rp 2,6 juta.
"Kalau awal Ramadan kita ada paket Ramadan dan ada diskon. Namun untuk Lebaran tidak ada," jelasnya
Penginap sebagian besar rombongan yang berasal dari luar kota. Sehingga banyak yang menginap dalam waktu yang lama.
Sejak dari H-4 hingga H+4 Lebaran, 19 unitk penginapan yang tersebar di seluruh DIY sudah terisi penuh.
Harga sewa yang naik tersebut bukan faktor tingginya tingkat okupasi semata.
Banyaknya karyawan yang tidak bisa berlibur Lebaran karena bekerja, membuat perusahaan harus mengeluarkan bonus ekstra. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penginapan_djhgd_20160704_133729.jpg)